Articles by "Pendidikan"
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan


Seputarkuningan.com - 
Defitri Nur Erdila mahasiswa semester 6 dari Program Studi (Prodi) Sistem Informatika Fakultas Ilmu Ilmu Komputer (FKOM) Universitas Kuningan terpilih sebagai mahasiswa berprestasi tingkat Universitas tahun 2022. Hal ini ditetapkan setelah melalui rapat pleno dan dikeluarkannya SK Rektor Uniku No 438/UNIKU-KNG/KM/2022. 

Terpilihnya Defitri Nur Erdila ini setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat yang diselenggarakan di Ruang Rapat Gedung Rektorat Kampus I beberapa waktu yang lalu. Dengan karya ilmiahnya yang berjudul Gerajan Kebersihan Kampus Melalui E-BAKULL (Electronic Bank Sampah Uniku Peduli Lingkungan, Defitri berhasil menjadi mahasiswa berprestasi tingkat Uniku.

Di urutan kedua ada Rika Ayustina Rahayu dari Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, di posisi ketiga diraih oleh Siti Maryam dari Prodi Ilmu Lingkungan Fakultas Kehutanan.

Wakil Rektor IV Dr Novi Satria Praja, M.Pd menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh jajaran panitia yang telah mempersiapkan kegiatan pemilihan mahasiswa berprestasi tahun 2022 sehingga berjalan dengan baik, lancar dan sukses.

"Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh jajaran panitia yang sudah terlibat dalam proses pemilihan mahasiswa berprestasi tahun 2022 ini. Kepada sembilan mahasiswa dan mahasiswi berprestasi yang merupakan wakil dari tiap fakultas juga saya sampaikan terima kasih atas partisipasinya. Selamat kepada pemenang dan kepada yang belum berhasil menjadi pemenang agar tidak patah semangat," ujar Novi.




Novi berpesan, agar tetap semangat dan tetap fokus dalam belajar. Jangan gara-gara tidak terpilih, lantas dijadikan alasan tidak semangat lagi dalam belajar dan beraktifitas di kampus.

Sementara itu, Rektor Uniku Dr Dikdik Harjadi, SE, M.Si sangat mengapresiasi atas terselenggaranya pemilihan mahasiswa berprestasi tersebut.

"Alhamdulillah, pemilihan mahasiswa berprestasi telah dilaksanakan. Kesembilan mahasiswa dan mahasiswi terbaik dari tiap fakultasnya memaparkan penelitiannya di hadapan 2 juri yang berkompeten di bidangnya. Kemudian, tahapan selanjutnya dilakukan tes wawancara dengan menggunakan bahasa Inggris serta dicek keaktifan dan prestasinya. Dan hasilnya sudah sama-sama kita ketahui," ujar Dikdik.

Dikdik berharap, terpilihnya Defitri Nur Erdila dapat menjadi wakil Uniku di tingkat Provinsi Jawa Barat dan mampu meraih gelar Mahasiswa Berprestasi di ajang L2DIKTI wilayah IV Jawa Barat dan Banten tahun 2022.

"Terima kasih atas partisipasi dan kontribusinya, tetap semangat dan tetap fokus dalam belajar. Jadikan kegiatan ini sebagai tempat untuk menambah ilmu, menambah pengalaman dan sebagai bahan evaluasi agar ke depannya lebih baik lagi. Kalian itu memang luar biasa, saya ucapkan selamat. Dan untuk Defitri, saya sampaikan selamat berjuang dan semoga berhasil membawa harum nama Uniku di ajang mahasiswa berprestasi tahun 2022. Mohon do'a dan dukungannya dari semua pihak," pungkas Dikdik. (Elly Said)




Seputarkuningan.com - 
111 siswa SDN 2 Bendungan Kecamatan Lebakwangi mengikuti vaksinasi Covid-19 yang diperuntukkan bagi anak usia 6-11 tahun. Vaksinasi dilaksanakan di SDN 2 Bendungan Kecamatan Lebakwangi, Kemarin.

Kepala Sekolah SDN 2 Bendungan, Rusnadi, mengatakan dari jumlah 131 siswa di sekolahnya 111 siswa dapat dilakukan vaksinasi. 20 siswa lainnya dalam kondisi yang kurang sehat.

"Terima kasih kepada wali murid yang telah mendukung pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anaknya. Pelaksanaan vaksinasi ini bekerja sama dengan Puskesmas Manggari, dibantu dengan adanya pengawasan dan pengamanan dari Polsek dan Koramil Lebakwangi," ujar Rusnadi.

Proses pelaksanaan vaksinasi, lanjut Rusnadi, sama dengan vaksinasi pada orang dewasa yaitu melalui skrinning kesehatan terlebih dahulu dan siswa pun boleh didampingi oleh orang tuanya. Ketika ada siswa yang kondisi kesehatannya kurang fit, maka tidak dilakukan vaksinasi.

Rusnadi berharap dengan adanya vaksinasi anak ini kegiatan pembelajaran tatap muka dapat dilaksanakan 100 persen, karena sejak pandemi pembelajaran tidak bisa maksimal.

"Kami menyambut baik pelaksanaan vaksinasi untuk anak ini. Alhamdulillah, tidak ada keluhan dari siswa yang telah divaksin," kata Rusnadi. (Elly Said)



Seputarkuningan.com - 
Universitas Islam Al-Ihya Kuningan ditetapkan menjadi kampus tertib lalulintas. Penetapan tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolres Kuningan, AKBP. Doffie Fahlevi Sanjaya, S.IK., M.Si dan Rektor Unisa Kuningan, Nurul Iman Hima Amrullah, S.Ag., M.Si.

Selain penandatanganan prasasti, acara yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Lalulintas Bhayangkara ke-66 tersebut diisi vaksinasi massal bagi mahasiswa dan karyawan Unisa Kuningan, safety riding dan bagi-bagi helm, serta servis motor gratis.

Rektor Unisa Kuningan, Nurul Iman Hima Amrullah, S.Ag., M.Si menyambut baik Kepolisian Resor Kuningan yang memilih Unisa Kuningan sebagai kampus tertib lalu lintas. Menurutnya, penetapan tersebut menjadi motivasi bagi keluarga besar Unisa Kuningan untuk menjaga, memelihara, dan meningkatkan kebiasaan tertib lalulintas, baik di kampus maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Unisa Kuningan kami haturkan terima kasih. Penetapan Unisa Kuningan sebagai kampus tertib lalulintas merupakan penghargaan bagi kami. Insyaallah dengan komitmen dan kesadaran seluruh civitas akademika, budaya tertib lalulintas akan terus kami tingkatkan,” kata Iman, Kamis (16/09/2021)

Iman juga menyebutkan, tidak hanya di Cigugur sebagai kampus utama Unisa Kuningan, budaya tertib lalu lintas akan disosialisasikan ke seluruh kampus Unisa Kuningan yang meliputi Kampus Kampus 2 Ciawigebang, dan Kampus 3 Sengkahan. Bahkan, Unisa Kuningan yang saat ini sedang menyiapkan kampus baru di wilayah Cirendang, budaya tertib lalulintas akan menjadi motivasi dan semangat dalam aktivitas sehari-hari.


“Dalam skala yang lebih luas, budaya tertib berlalulintas yang kita mulai dari kampus ini bisa mendukung program Polri , khususnya Polres Kuningan dalam penataan lingkungan tertib dan sadar berlalulintas, serta menekan angka kecelakaan lalulintas,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Kuningan menyatakan dengan semakin bertumbuhnya suatu wilayah, maka seiring sejalan dengan terjadinya kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut, sehingga jika tidak dilakukan upaya untuk tertib berlalu lintas yang dimulai dari diri sendiri, maka hal itu akan menjadi suatu ancaman banyaknya kecelakaan lalu lintas.

“Menurut data dari WHO, kecelakaan lalu lintas menempati urutan ketiga angka kematian tertinggi di dunia setelah jantung dan HIV/AIDS. Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas di jalan, diantaranya faktor pengendara, faktor lalu lintas, faktor jalan, faktor kendaraan dan faktor lingkungan seperti kondisi cuaca," papar Kapolres.

Di Kabupaten Kuningan, kata Kapolres,  struktur dari geografisnya merupakan pegunungan dan perbukitan, dan hanya mempunyai satu jalan protokol yang terbagi menjadi dua jalur, 1 jalur naik ke atas dan 1 jalurnya lagi turun ke bawah, sehingga sangat rentan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Di akhir sambutannya, Kapolres memberikan apresiasi kepada Kampus Islam Al-Ihya, karena walaupun dalam masa pandemi Covid-19, terus berkreasi dan berprestasi sehingga mampu menjadi salah satu Kampus Tertib Lalu Lintas di wilayah Kab Kuningan.

“Semoga pencapaian ini dapat dijadikan sebagai pioneer dan influencer bagi kampus-kampus lainnya dan masyarakat pada umumnya dalam tertib berlalu lintas di jalan," harap Kapolres. (Elly Said)

 


Seputarkuningan.com - Wabah Pandemi Covid-19 yang belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir, menuntut peran aktif semua elemen masyarakat untuk selalu mendukung upaya pencegahan dan penularannya melalui peran aktif dalam melakukan protokol kesehatan sesuai anjuran dari pemerintah dengan cara melaksanakan 5M. Demikian salah satu isi kesimpulan dari kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Sat Binmas Polres Kuningan, di Hotel Ayong, Cilimus, Kuningan, Kamis (12/08/21).

Kegiatan FGD dibuka Kasat Binmas Polres Kuningan AKP Budi Hartono, S.H., dengan peserta sebanyak 26 orang yang terdiri dari perwakilan Pemerintah Desa sebanyak 12 orang, sementara sisanya merupakan Perwakilan Pelaku UMKM di Wilayah Kab Kuningan.

Dua orang tampil sebagai pemateri dalam acara itu, diantaranya Indra Bayu Permana, S.STP sebagai Ketua Pelalaksana BPBD Kabupaten Kuningan serta Alvin Fitranda, S.T., M.Si, selaku Kasie Usaha Industri Sandang Dinas KUKM Perdagangan dan Perindustrian Kab Kuningan. Sementara bertindak sebagai moderator Aipda M. Khafid, S.Pd.I., M.Pd.

Menurut keterangan Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, S.I.K., M.Si melalui Kasat Binmas AKP Budi Hartono, S.H., menyatakan tema kegiatan FGD yang dilakukan pihaknya yakni

“Perspektif Sosial Ekonomi PPKM Level 3 di Kabupaten Kuningan”.

“Kondisi perekonomian masyarakat khususnya di kab Kuningan selama masa pandemi Covid-19 ini semakin menurun, terlebih dengan adanya penerapan PPKM Level 3. Berkaca dari kondisi itu, kami mengajak stakeholder terkait seperti aparat pemerintah Desa maupun para pelaku UMKM yang ada di Wilayah Kab Kuningan untuk bersama-sama memikirkannya dalam bentuk FGD," ujar Kasat.

Secara umum, kata Kasat,  kegiatan FGD itu yakni pemberlakuan PPKM Level 3 di Kabupaten Kuningan telah berdampak pada sosial ekonomi masyarakat sehingga solusinya adalah pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang tepat sasaran.

“Pihak BPBD maupun Dinas KUKM perdagangan dan Perindustrian Kab Kuningan siap memfasilitasi apabila ada warga yang membutuhkan bantuan sosial," imbuh Kasat.

Kasat berharap, agar semua masyarakat sama-sama berdoa dan berikhtiar semoga Pandemi Covid-19 cepat berakhir.

“Semua peserta FGD berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga dapat memulihkan kondisi perekonomian masyarakat dan nasional," pungkas Kasat.  (Elly Said)


Seputarkuningan.com - 
Pelepasan Penugasan DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) yang berjumlah 28 orang dan 168 Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Kampus Mengajar 2 Kabupaten Kuningan di lepas secara langsung oleh Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., MH. didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Drs. H. Uca Somantri, M.Si di Aula Disdikbud, Selasa (3/8/2021). 

“Atas nama pemerintah daerah saya haturkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi pada Universitas Kuningan dan perguruan tinggi lainnya termasuk para dosen pembimbing lapangan, mahasiswa yang terlibat dalam program kampus mengajar 2 tahun 2021, semoga sukses dan lancar dalam melaksanakan tugas ini,” tutur Bupati.

Selanjutnya, dengan kegiatan ini, Bupati berharap dapat memberikan manfaat yang besar bagi kepala sekolah dan guru dalam peningkatan profesionalisme sehingga akan terwujud sekolah yang bermutu dan berkualitas.

“Hanya dengan kepala sekolah dan guru yang profesional, itulah kualitas pendidikan akan dapat diwujudkan. Perwujudan kualitas pendidikan menjadi indikator penting dalam pencapaian Visi Kuningan MAJU (Makmur, Agamis Dan Pinunjul) berbasis desa pada tahun 2023, Visi yang menjadi cita-cita masyarakat Kabupaten Kuningan, termasuk sejalan dengan program Kuningan menuju Kabupaten Pendidikan,” ungkapnya.

Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, kata Bupati sebagai elemen pemerintah yang mempunyai tugas mulia mengelola pendidikan secara utuh   harus terus berperan aktif dalam pengembangan profesi guru, pembangunan pendidikan dan ilmu pengetahuan, serta peran serta masyarakat dalam pengelolaan pendidikan.

Sebab, sekolah beserta seluruh komponen secara terus-menerus berupaya mewujudkan pengabdiannya melalui profesionalisme  dalam membina serta mengembangkan pendidikan dan kebudayaan bagi pembangunan indonesia sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Program ini memiliki peranan strategis dalam penguatan profesi guru sebagai agen perubahan menyongsong pendidikan abad 21 dan pendidikan pada masa pandemi covid-19 yang menuntut kesiapan strategi pembelajaran jarak jauh serta kesiapan kemampuan it dalam mempersiapkan pembelajaran baik daring, luring, atau pun blendid,” ungkapnya.

Sementara pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Kuningan,  Dr. Dikdik HarjadiM.Si. menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi  program PPKM atau merdeka belajar dan kampus merdeka.

“Harapan kami adalah apa yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa ataupun pembimbing lapangan yang betul bisa memberikan kontribusi untuk dunia pendidikan, pada momentum ini juga bagi para mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan untuk ikut berpartisipasi bagaimana dunia pendidikan di kabupaten kuningan dimasa pandemic covid-19 ini masih bisa tetap berjalan sehingga tujuan dunia pendidikan itu bisa tercapai,” ungkapnya.(Bid.IKP Diskominfo/Elly Said)


Seputarkuningan.com
Universitas Kuningan (Uniku) melalui Uniku Pictures berhasil menggelar Uniku Film Festival 2021 (UFF 2021). Acara yang baru pertama kali dilakukan ini sukses menarik perhatian Sineas Muda Indonesia dari berbagai provinsi. Puncak acara UFF 2021, UFF Awards 2021, digelar Sabtu pagi (03/07/2021) secara daring.

Wakil Rektor III Uniku,  Haris Budiman, selaku Ketua UFF 2021 dalam sambutannya mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Uniku Film Festival Awards 2021. UFF Awards 2021 ini merupakan acara puncak dari rangkaian acara Uniku Film Festival 2021. Dalam acara puncak ini, akan diberikan penghargaan kepada para sineas muda yang sudah mengirimkan film-film spektakulernya,” ungkapnya.

Selanjutnya, Haris memaparkan ada 40 film yang berasal dari 8 provinsi di Indonesia yang turut serta dalam rangkaian acara UFF 2021.

“Tidak kurang dari 40 film pendek dari 8 provinsi yang terdaftar dalam UFF 2021 ini. Dari 40 film pendek ini, 15 film terbaik sudah ditayangkan dalam acara Special Screening yang digelar Sabtu, 26 Juni 2021. Dan pada hari ini, akan diumumkan siapa saja yang mendapatkan juara 1, 2 dan 3 serta juara favorit,” jelasnya.

Lebih jauh, dirinya berharap kegiatan ini bisa diselenggarakan setiap tahun sehingga para pelajar mendapat tempat untuk mengembangkan talenta dan bakatnya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini akan terus terselenggara di tahun-tahun yang akan datang dimana tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi tempat dan media kepada seluruh sineas muda Indonesia, terutama kepada para pelajar SMA/SMK/MA dan lainnya, untuk terus mengembangkan talenta dan bakatnya,” pungkasnya.

Dalam rangkaian Acara UFF Awards 2021, diumumkan Juara 1, 2, 3 dan Juara Favorit. Juara 1 diraih oleh SMAN 1 Ciawigebang dengan judul film ‘Mata’, Juara 2 diraih oleh SMKN 1 Luragung dengan judul film ‘Ajeg Ngadeg’, dan Juara 3 diraih oleh SMAN 2 Tangerang Selatan dengan judul film ‘Ngenteni’. Sementara itu, Juara Favorit diraih oleh SMAN 2 Brebes dengan judul film ‘Tangi’.

Juara 1, 2, dan 3 ini ditentukan berdasarkan penilaian juri. Sedangkan, Juara Favorit ditentukan berdasarkan hasil voting selama Special Screening dan juga jumlah Likes dan Views film pada akun YouTube ‘Universitas Kuningan Channel’. (Nit/Elly Said)



Seputarkuninan.com
 
- Di masa pandemi covid 19, Universitas Kuningan (Uniku) yang notabene sebagai kampus pertama dan menjadi kebanggaannya masyarakat Kabupaten Kuningan, terus mengukir  prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama lembaganya di kancah nasional.

Kali ini, Uniku mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) sebagai salah satu perguruan tinggi yang lolos pada program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) tahun 2021.

Informasi terkait lolosnya perguruan tinggi yang tergabung dalam UI Green Metric dan terkenal dengan jargonya “Green Campus”, diperoleh dari surat yang dikeluarkan oleh Kemendikbud RI tanggal 26 Juni 2021 dengan nomor 2861/E2/KM.07.00/2021.

“Alhamdulillah, Uniku kembali mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah dengan lolosnya pada program KMMI tahun 2021. Pertama kali ikut, Uniku langsung mendapatkan kepercayaan. Ini anugrah dan amanah yang harus dipertanggungjawabkan bahwa Uniku memiliki kualitas dan berdaya saing. Perlu dicatat, hanya beberapa perguruan tinggi saja di Jawa Barat yang dinyatakan lolos pada program tersebut,” kata Rektor Uniku Dikdik Harjadi  didampingi para Wakil Rektornya, Selasa (29/06/2021).

Menurutnya, program KMMI ini dalam rangka mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, telah menawarkan kepada perguruan tinggi untuk melaksanakan program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) 2021.

“Sampai saat ini, proses solialisasi, penawaran program kepada perguruan tinggi dan seleksi tahap I berupa administrasi dan proposal serta seleksi tahap II yaitu wawancara kepada perguruan tinggi calon pelaksana program KMMI telah terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Berkaitan dengan hal itu, Uniku sebagai salah satu perguruan tinggi yang lolos seleksi tahap II dan didanai untuk melaksanakan program KMMI tahun 2021.

“Daftar course dan jumlah mahasiswa yang disetujui untuk setiap perguruan tinggi dapat dilihat melalui sistem akun KMMI masing-masing perguruan tinggi melalui laman https://kmmi.kemdikbud.go.id/. Uniku siap melaksanakan program tersebut,” tuturnya.

Dijelaskannya, Uniku sekarang sedang mempersiapkan pengisian formulir dan akan menandatangani kontrak kerja.

“Antara Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dengan Perguruan Tinggi (Uniku) melalui tautan https://s.id/FormIsianKMMI2021 paling lambat tanggal 2 Juli 2021,” jelasnya.

Dikdik mengungkapkan, Universitas Kuningan (Uniku) berkomitmen untuk terus mengupayakan berbagai program pengembangan mahasiswa sehingga Program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia selaras dengan pola yang selama ini telah dikembangkan Universitas Kuningan (Uniku).

“Sebagai bukti komitmen Uniku dalam mendukung program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI), maka Uniku untuk menyiapkan pengembangan studio bahan ajar, penyediaan alat-alat pengembang bahan ajar serta pengadaan alat-alat penunjang kegiatan. Tim Pelaksana adalah tim yang dibuat berdasarkan SK Rektor dengan Ketua Pelaksana adalah Kepala Biro Kemahasiswaan dan Akademik sesuai bidang program KMMI,” ungkapnya.

Dikatakannya, kesiapan modul yang akan digunakan dalam program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) sudah mencapai 75 % dan dijadwalkan pada minggu ke 4 Juni mencapai 100 %.

“Tim pengajar yang akan terlibat dalam program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) berjumlah 73 orang dengan komposisi 46 pengajar internal dan 27 pengajar dari mitra DUDI,” katanya.

Lebih jauh, sambung Rektor yang kembali mimpin Uniku di periode kedua ini, untuk menjamin pelaksanaan program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) Uniku menyiapkan dua (2) peraturan yang mengatur proses pelaksanaan program KMMI.

“Seperti peraturan Rektor No 812/UNIKU-KNG/PP/2021 SK SOP pelaksanaan program KMMI dan peraturan Rektor No 812/UNIKU-KNG/PP/2021 SK SOP pelaksanaan program KMMI,” sambungnya.

Diakhir keterangannya, Dikdik berharap, semoga setiap proses yang sedang dijalani dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses. “Semoga, diberikan kelancaran dan kesuksesan. Mohon doa dan dukungannya,” harapnya.

Sekedar informasi saja, Uniku juga di tahun 2021 sedang berjuang pada program PHP2D, Kontes Tari Nasional dan Pilmapres.

“Semoga, kembali mendapatkan kepercayaan dan mengharumkan nama Uniku di kancah nasional. Uniku Jaya….!!!,” pungkasnya. (Humas UNIKU/Elly Said)