Seputarkuningan.com - 
Komunitas Ojol di Kabupaten Kuningan yang merupakan rekan dari korban yang tewas diduga korban balap liar bersama keluarga mendatangi pihak kepolisian. Kedatangan mereka ini untuk mempertanyakan kelanjutan penangannan kecelakaan tersebut.

“Kami bersama keluarga korban ingin meminta kejelasan sampai mana kasusnya. Karena kata pihak keluarga, terakhir kali itu informasinya masih proses,” kata salah seorang Perwakilan Ojol Kuningan, Ali Yuliadi saat mendampingi keluarga korban di Polres Kuningan, Selasa (10/5/2022).

Adi mengatakan rekan-rekan sesama pengemudi Ojol Kuningan juga kerap mempertanyakan kelanjutan kasus tersebut. Namun khusus di Grab sendiri, kini sudah berproses dalam pengurusan asuransinya.

“Kita juga belum berani apa-apa karena takut menyalahi aturan, jadi menghormati proses dari pihak kepolisian. Intinya kita ingin kelanjutan kasus ini lebih jelas prosesnya, agar ada efek jera dan tidak terulang lagi kedepan,” ungkap Adi.

Menurut Adi, pemotor yang bertabrakan dengan korban tersebut masih di bawah umur. Namun, kata Adi, keadilan harus tetap dilakukan apalagi korban meninggalkan anak yang masih balita.

Di tempat yang sama,  Istri Korban, Siti Halimah (27) menuturkan, selama ini kebutuhan hidupnya mengandalkan dari berjualan di warung. Apalagi anaknya masih berusia 4 tahun, sehingga butuh perhatian lebih dalam tumbuh kembangnya.

“Anak masih berusia 4 tahun, kadang-kadang setiap hari minta untuk mengunjungi makam almarhum ayahnya. Lalu minta untuk doakan ayahnya dan mencium nisan ayahnya,” kata Puput sapaan akrab Siti Halimah.

Puput berharap, ada itikad baik dari pemotor yang terlibat kecelakaan dengan suaminya. Sebab sampai sekarang, belum ada yang mendatangi dari pihak keluarga pemotor tersebut.

“Kami dari pihak keluarga menyayangkan belum adanya itikad baik dari pihak keluarga pelaku yang menabrak suami sampai sekarang. Minimal ada itikad baik lah dari mereka,” kata Puput.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang pengemudi ojol tewas usai terlibat kecelakaan di kawasan Jalan Siliwangi Kabupaten Kuningan pada Selasa (26/3/2022) sekira pukul 01.30 WIB dini hari. Kecelakaan diduga karena aksi balap liar yang dilakukan dua orang pemotor.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, lokasi kecelakaan diketahui berada tak jauh dari SMPN 1 Kuningan. Kecelakaan tabrakan melibatkan dua motor jenis Honda Vario dan Yamaha Vino.

Bahkan dari video detik-detik kecelakaan memperlihatkan, dua sepeda motor melaju kencang dari arah selatan Jalan Siliwangi seperti tengah balapan. Namun satu sepeda motor nampak bertabrakan dengan sepeda motor lain, yang kebetulan dikendarai korban meninggal dunia dari arah berlawanan.

Dari video yang beredar pula, nampak kondisi sepeda motor yang terlibat tabrakan rusak parah. Korban tewas merupakan pengemudi ojek online bernama Tofik Firmansyah (28) warga Desa Cikananga, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. (Elly Said)

Share To:

Iin Suheli

Post A Comment:

0 comments so far,add yours