Seputarkuningan.com - 
Lembaga Pemantau Pemilihan Umum (Pemilu) memiliki peran sangat penting agar Pemilu terhindar dari kecurangan dan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.  Dalam mewujudkan peran tersebut, lembaga Democracy and Electoral Empowertment Partnership (DEEP) Kabupaten Kuningan melakukan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menyongsong Pemilu 2024 mendatang. 

Koordinator Jaringan DEEP Kuningan, Oon Mujahidin menyampaikan bahwa tahapan pemilu akan dimulai pada bulan Juni mendatang. Tentunya, sebagai Non Government Organization (NGO) sudah sepatutnya untuk mempersiapkan sejak dini. 

"Kita melakukan kegiatan Halal bi halal sekaligus Diskusi untuk membahas peran Pemantau dalam menyongsong Pemilu 2024. Sehingga ketika tahapan pemilu dimulai peran DEEP, khususnya di Kuningan akan melakukan koordinasi dengan KPU, Bawaslu dan termasuk Partai Politik," ujar Oon yang biasa disapa Pecoy, Kamis (12/5/2022). 

Pecoy menerangkan bahwa kegiatan tersebut, menghadirkan Dewan Penasehat (Dewas) DEEP yakni dari Akademisi ada Rektor Uniku, dan Rektor Unisa. 

"Alhamdulillah, hadir juga dari Dewas DEEP ada pak Rektor Dikdik Harjadi, Rektor Unisa pak Nurul Iman Hima Amrullah, pak Haris Budiman, pak Ahmad Taopik, Kang Sopandi dan Kang Eka. Beliau menyampaikan pengalaman terkait dengan kepemiluan," terangnya. 

Dalam menyongsong Pemilu 2024, Pecoy mengatakan bahwa hadirnya DEEP Kuningan menunjukkan peran penting untuk memberikan pendidikan Demokrasi, Politik dan Kepemiluan. 

Sebab, Ia melihat bahwa Pemilu 2024 mendatang berbeda dengan Pemilu sebelumnya. Pelaksanaan  pemilu 2024 itu dimulai dari Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Wakil Presiden, dan Pemilihan Legislatif (Pileg).

"Pemungutan Pilpres dan Pileg sudah ditetapkan Rabu 14 Februari 2024, ini menjadi PR kita bersama untuk mensosialisasikan kepada masyarakat luas, sehingga pelaksanaan pemilu dapat berjalan sesuai asas pemilu di Indonesia yakni Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia (Luber) serta Jujur dan Adil (Jurdil)," ujarnya. 

Sementara pada Pilkada serentak 2024, Pecoy mengatakan, pemungutan suara dilakukan Rabu, 27 November 2024. Hal ini juga, akan terus disosialisasikan kepada masyarakat.

Ditempat yang sama, Dewas DEEP Kuningan Nurul Iman Hima Amrullah menyampaikan, tahapan pemilu itu sudah akan di mulai bulan Juni besok, termasuk untuk pendaftaran partai politik pun akan mulai. 

"Biasanya kita menerima pemantau itu sudah mau pemilihan atau pencoblosan baru ada pemantau. Padahal yang sebenarnya itu peran Pemantau hadir dari awal tahapan, sampai akhir tahapan pemilu," ujar Nurul Iman. 

Ia menerangkan, bahwa titik krusial pertama pada tahapan itu di verifikasi faktual atau di pendaftaran partai politik yang dilakukan secara berjenjang mulai dari Daerah hingga pusat  

"Di pendaftaran partai politik itu berjenjang dari daerah hingga pusat. KPU dan Bawaslu di situ melakukan verifikasi faktual. Kedua, proses yang krusial diluar pemungutan. Kalau pemungutan kan nanti ada titik krusial diantaranya logistik yakni Kertas Suara. Nah disitulah peran DEEP untuk melakukan pemantauan tahapan pemilu," pungkasnya. (Elly Said)

Share To:

Iin Suheli

Post A Comment:

0 comments so far,add yours