Seputarkuningan.com - 
Terkuaknya bantuan BPNT yang diselewengkan oleh salah seorang oknum perangkat Desa kalimanggis Kulon Kecamatan Kalimanggis mengundang keprihatinan tokoh masyarakat setempat. Seperti yang diungkapkan salah seorang Tokoh Masyarakat Desa Kalimanggis Kulon Kecamatan Kalimanggis H Uus Usman, yang merasa prihatin dengan adanya kejadian tersebut.

Menurut Uus, di desanya tersebut masih banyak warga yang seperti Ibu Juju ini kurang mampu tapi belum menerima bantuan apa pun dari pemerintah.

"Terus terang saja, saya merasa prihatin dengan adanya kejadian ini. Warga yang seharusnya menerima malah tidak menerimanya, apalagi seperti kasus Bu Juju yang selama hampir 2 tahun tidak menerima haknya malah diambil oleh oknum perangkat desa," ujar Uus kepada seputarkuningan.com saat ditemui di kediamannya, Minggu (8/5/2022).

Uus menegaskan, apa yang dilakukan oleh oknum perangkat desa tersebut sudah menyalahi aturan dan merupakan tindakan kriminal dan harus ditindak tegas. 

"Itu sudah masuk tindakan kriminal, saya akan coba berkonsultasi terlebih dahulu ke pihak kepolisian, sehingga kasus ini bisa menjadi efek jera bukan hanya untuk oknum perangkat desa disini saja, tapi untuk semua di Kabupaten Kuningan," ungkap Uus.

Diakuinya sebelum terbongkar kasus ini, banyak warga yang mengeluh ke dirinya, dan justru dirinyalah yang membantu para warga yang memang tidak menerima bantuan tersebut, sedangkan di perangkat desa seperti tutup mata. 

Sementara itu, PKH setempat, Eli, mengaku bantuan sosial yang disalurkan bagi warga di desanya dianggap masih banyak yang tidak tepat sasaran. Sebagai contoh, ada penerima yang ternyata mamiliki kendaraan roda empat ataupun lainnya. Bahkan ada juga istri perangkat desa dan saudaranya yang menerima bantuan. Padahal masih banyak warga yang lebih layak menerima bantuan tersebut.

Baca : https://www.seputarkuningan.com/2022/05/miris-oknum-perangkat-desa-ini-curi.html

Seperti diberitakan sebelumnya oknum perangkat Desa Kalimanggis Kulon Kecamatan Kalimanggis inisial JJ menguasai ATM BPNT milik warganya selama 2 tahun. Hal ini terungkap ketika para pemuda mendatangi kediamannya. JJ mengakui bahwa ATM BPNT tersebut milik warganya dan selama 2 tahun ini ada ditangannya, bahkan dirinya kerap meminta sang suami untuk mencairkan BPNT tersebut ke agen setempat. (Elly Said)

 

Share To:

Iin Suheli

Post A Comment:

0 comments so far,add yours