Seputarkuningan.com - 
Anang (42) warga Desa Pangkalan Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan, mengaku nekat menganiaya istri dan anaknya lantaran istrinya tidak mau diajak bunuh diri. Hal ini diungkapkan Anang saat dilakukan pemeriksaan Satreskrim Polres Kuningan, Senin (28/3/2022).

Anang mengaku menyesal telah menganiaya istri dan anaknya. Dirinya khilaf karena tekanan faktor ekonomi selama ini. Padahal, dari informasi warga sekitarnya, Anang merupakan pria yang pendiam dan tidak banyak tingkah.

"Saya melakukan itu karena faktor ekonomi. Istri saya gak mau diajak bunuh diri," ujar Anang dengan suara yang lirih.

Seperti diketahui, Senin pagi (28/3/2022) sekitar pukul 05.30 Wib warga Dusun Puhun Desa Pangkalan Kecamatan Ciawigebang digegerkan dengan kejadian penganiayaan yang dilakukan Anak terhadap anak dan istrinya. Anang tega membacok anak dan menggorok leher istrinya.

Warga pun berhasil melumpuhkan Anang dan menyerahkannya kepada petugas kepolisian. Istri Anang, Santi Sartiah (35) dilarikan ke rumah sakit Wijaya Kusuma Kuningan untuk mendapatkan perawatan lanjutan sedangkan anak pertama Anang, Ayuni Inayatul Hikmah (13), sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan di  Rumah Sakit Mitra Husada Ciawigebang.

BACA :  https://www.seputarkuningan.com/2022/03/sadis-suami-tega-gorok-leher-istrinya.html

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP M Hafid Firmansyah membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Pelaku sudah kami amankan dan sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan. Motif dari pelaku menganiaya istri dan anaknya juga masih kami dalami ," ujar Kasat. (Elly Said)



Share To:

Iin Suheli

Post A Comment:

0 comments so far,add yours