Seputarkuningan.com - 
Pemerintah Kabupaten Kuningan akan membangun Jalan Lingkar Timur-Selatan (JLTS) sepanjan 10,8 km yang menghubungkan Ancaran hingga Kadugede. Tahap awal pembangunan jalan tersebut adalah pembebasan lahan milik warga.

Ada sekitar 654 bidang tanah yang akan dilalui oleh JLTS ini. 40 % dari jumlah bidang tanah tersebut merupakan bidang tanah milik Pemerintah Kabupaten Kuningan maupun milik pemerintah desa. Umtuk pembebasan lahan Pemkab Kuningan menyediakan anggaran sebesar Rp 60 milyar. 

Hal ini diungkapkan Bupati Kuningan Acep Purnama saat melakukan sosialisasi pembangunan JLTS di Kelurahan Citangtu Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan, Selasa (29/3/2022).

"Alhamdulillah masyarakat yang tanahnya akan dilalui oleh pembangunan jalan ini tidak ada yang menolak. Semuanya mendukung adanya jalan lingkar ini," kata Bupati kepada awak media.

Pembangunan JLTS ini, lanjut Bupati, akan dimulai dari Ancaran, Desa Sindangsari, Sindang Agung, Citangtu, Cibinuang dan Windujanten (Depan Kantor Koramil Kadugede). Setelah dilakukan sosialisasi dan masyarakat mendukung, maka akan dilakukan survey dan pemasangan patok. Kemudian, akan dilakukan pengkajian oleh Tim Aprecial untuk menentukan nilai tanah yang akan diganti.

"Untuk pembayaran ganti rugi ini, nantinya akan ditunjuk salah satu bank yang akan menyalurkannya. Tidak akan dilakukan pembayaran dengan cash tapi melalui bank yang ditunjuk," ujar Bupati.

Mulai April hingga Juni 2022 ini, akan dilakukan pembayaran kepada warga yang tanahnya dilalui JLTS. Setelah selesai pembebasan lahan, maka akan dilakukan membuka lahan. Tanah-tanah ini akan ada klasifikasi kelas dan harga tanah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), M. Ridwan Setiawan, mengatakan untuk tahap awal pembebasan lahan disediakan anggaran sekitar Rp 30 hingga 60 Milyar. Untuk pembangunan fisiknya anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp 250 Milyar.

"Rencana awalnya hingga Juni 2022 itu pembebasan lahan milik warga. Untuk tanah nanti ada Tim Aprecial yang melakukan taksiran harganya," kata Ridwan.

Ridwan menambahkan, pembangunan JLTS ini ditargetkan selesai pada tahun 2024. Sepanjang 10,8 km JLTS, terdapat 3 jembatan yang turut dibangun sepanjang 100 meter, 30 meter dan 40 meter.

"Pembangunannya direncanakan akan dimulai pada tahun 2023 dan selesai tahun 2024," ujar Ridwan. (Elly Said)




Share To:

Iin Suheli

Post A Comment:

0 comments so far,add yours