Seputarkuningan.com - 
Maraknya kasus narkoba yang bahkan belakangan sudah masuk ke jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kuningan, membuat Pemerintah Kabupaten Kuningan mengambil langkah tegas. Sanksi pemberhentian sudah menanti mereka yang terjerat dalam peredaran barang haram tersebut.

Seperti ulah oknum ASN yang bertugas sebagai Kasi Trantib Kecamatan Luragung yakni AN (43) yang ditangkap polisi karena kedapatan memiliki barang haram tersebut.

Wakil Bupati Kuningan M Ridho Sugandha sangat menyayangkan adanya kasus yang menjerat ASN hingga harus berurusan dengan hukum gara-gara narkoba. Wabup mengakui, kejadian kali ini bukan yang pertama terjadi di lingkup pemerintahan Pemkab Kuningan.

“Kemarin sih saya sudah menandatangani surat kordinasi terkait kasus yang menimpa AN ini. Tindakan yang dilakukan saat ini adalah pemberhentian sementara sesuai aturan yang berlaku sambil menunggu status hukum yang bersangkutan," kata Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Sugandha kepada seputarkuningan.com usai menghadiri kunjungan Kapolda Jabar di SMKN 3 Kuningan, Senin (21/3/2022).

Wabup berharap, kejadian ASN yang terlibat kasus narkoba ini merupakan kasus yang terakhir di Kabupaten Kuningan. Kejadian ini, kata Wabup, dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua. Sebagai ASN harus bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat khususnya di kalangan anak-anak muda.

"Kejadian ini mudah-mudahan menjadi cambukan bagi kita semua. Kalau saya melihat dari sisi undang-undang, ketika melihat ada seorang pengguna dan tidak melaporkan maka kita akan sama saja dengan mereka. Bukan berarti kita yang melaporkan sebagai pengadu. Kita mengingatkan, bahwa narkotika itu bisa membawa kita ke jurang yang lebih dalam. Dapat menyebabkan kerusakan di sisi lainnya juga," ujar Wabup. 

Wabup mengajak kepada para ASN untuk dapat bersama-sama menjaga marwah Pemerintah Daerah Kuningan.

"Jangan sampai kesalahan yang sama terulang kembali," pungkas Wabup. (Elly Said)


Share To:

Iin Suheli

Post A Comment:

0 comments so far,add yours