Seputarkuningan.com - 
Satreskrim Polres Kuningan mencokok lima orang yang melakukan pencurian dengan modus menyamar sebagai petugas dinas kesehatan. Terdapat 4 orang perempuan dan 1 orang laki-laki. Kelima pelaku tersebut adalah KP (44), IL (37), AGY (30), WM (43) dan GRB (23).

Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda mengungkapkan, komplotan pencuri tersebut dalam melakukan aksinya memiliki tugas masing-masing. GRB, satu-satunya pelaku laki-laki bertugas sebagai supir. KP dan IL memeriksa kesehatan korban dan melakukan terapy kepada korban untuk mengalihkan perhatian sedangkan AS dan WM bertugas mengambil barang-barang milik korban.

"GRB bertugas sebagai supir dan menunggu di luar ketika 4 orang lainnya beraksi. Awalnya pelaku menyanyakan kepada korban soal vaksin. Korban merasa percaya karena pelaku mengaku dari dinas Kesehatan kemudian diterima masuk ke dalam rumah," kata Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda dalam keterangan pers di Aula WSP Mapolres Kuningan, Senin (14/2/2022).

Selanjutnya, kata Dhany, 2 pelaku berperan menjadi terapi kesehatan kepada korban. Sementara 2 pelaku lain masuk ke ruangan kamar korban untuk mengambil barang-barang berharga.

“Saat 2 pelaku ini memberikan terapi kesehatan, 2 pelaku yang lain masuk ke kamar korban dan mengacak-acak isi kamarnya untuk mengambil barang-barang. Ada emas dan uang tunai, total keseluruhan mencapai Rp 41 juta," papar Dhany.

Korban merupakan warga Lingk Lame Payung Rt 3 Rw Kel/Kec Kuningan yang pada saat kejadian seorang diri di rumahnya. Korban baru menyadari barang-barang miliknya hilang sekira pukul 19.30 Wib saat korban hendak menggunakan barang-barang tersebut.

"Setelah mengetahui barang miliknya dan uang tunai yang disimpan di lemari hilang, korban pun melaporkannya ke Rt setempat," ujar Dhany.

Pihaknya, lanjut Dhany, melakukan penyelidikan terkait hasil rekaman CCTV. Pelaku menjalankan aksinya menggunakan satu unit Toyota Calya warna abu metalic dengan NOPOL B-1490-UMA.

"Akhirnya selang 4 hari setelah kejadian, Satreskrim berhasil menangkap para pelaku di sebuah hotel yang berada di Kota Cirebon," ujar Dhany.

Barang bukti yang berhasil diamankan 1 unit kendaraan mobil Toyota Calya beserta STNK, 4 pack alat Detox, 1 alat refleksi, 2 alat terapi, dan uang tunai hasil kejahatan senilai Rp 14,7 juta. Ada juga 1 gelang emas 10 gram dan 2 cincin emas 10 gram,” sebutnya.Atas perbuatan tersebut, para pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana tentang tindak pencurian dengan pemberatan dengan hukuman paling lama 7 tahun penjara. (Elly Said)

Share To:

Iin Suheli

Post A Comment:

0 comments so far,add yours