Seputarkuningan.com - 
Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kuningan menargetkan pembuatan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2022 sebanyak 75.520 bidang tanah. PTSL ini merupakan program pemerintah nasional untuk menjamin kepastian hukum hak atas tanah. Warga dapat mendaftarkan tanah miliknya untuk mendapatkan sertifikat melalui prohram PTSL.

Kepala BPN Kabupaten Kuningan Surahman mengatakan, untuk biaya pembuatan PTSL ini warga hanya dikenakan biaya sebesar Rp 150.000. Angka itu pun bukan diperuntukkan bagi BPN tapi pihak desa/kelurahan yang akan menerimanya.

"Kami dari BPN tidak akan menerima sepeser pun dari biaya tersebut. Itu nanti desa/kelurahan yang akan menerima dan mengelolanya. Ketentuan biaya tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bersama tiga menteri dan Peraturan Bupati Kuningan tentang pembiayaan PTSl di Kabupaten Kuningan," kata Surahman saat menggelar Jumpa Pers di Grand Cordella Hotel, Selasa (18/1/2021).

Surahman menambahkan, ada 53 desa di Kabupaten Kuningan yang menjadi target PTSL tersebut. Untuk pelaksanaannya, kata Surahman, pihaknya turut melibatkan Babinsa setempat untuk pengawasannya.

"Jika ada desa yang meminta biaya lebih dari itu, maka silahkan warga untuk melaporkannya kepada pihak yang berwenang," ujar Surahman.

Untuk itu, Surahman berharap adanya kerja sama yang baik antara warga dan desa/kelurahan sehingga dihasilkan sertifikat yang akan diterima masyarakat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Adapun 53 desa tersebut yaitu : Kecamatan Ciawigebang terdiri dari Desa Gresik sebanyak 794 bidang, Desa Karamatmulya sebanyak 522 bidang, Desa Sukaraja sebanyak 1.561 bidang, Desa Cihirup sebanyak 3.275 bidang, Desa Kadurama sebanyak 920 bidang, Desa Lebaksiuh sebanyak 1.130 bidang, Desa Ciomas sebanyak 1.483 bidang, Desa Karangkamulyan sebanyak 1.265 bidang, Desa Pangkalan sebanyak 1.130 bidang dan Desa Ciputat sebanyak 1.057 bidang. Kecamatan Karangkancana terdiri dari Desa Cihanjaro sebanyak 835 bidang, Desa Karangkancana sebanyak 583 bidang, Desa Simpayjaya sebanyak 371 bidang, Desa Sukasari sebanyak 586 bidang dan Desa Tanjungkerta sebanyak 895 bidang. 

Kecamatan Ciwaru : Desa Ciwaru sebanyak 779 bidang dan Desa Garajati sebanyak 1.422 bidang. Kecamatan Cimahi : Desa Cikeusal sebanyak 278 bidang. Kecamatan Kalimanggis : Desa Kertawana sebanyak 3.786 bidang, Desa Kalimanggis Kulon sebanyak 3.377 bidang, Desa Kalimanggis Wetan 2.931 bidang, Desa Cipancur sebanyak 3.052 bidang, Desa Partawinangun sebanyak 1.370 bidang dan Desa Wanasaraya sebanyak 1.810 bidang. Kecamatan Lebakwangi : Desa Pajawan Kidul sebanyak 1.550 bidang, Desa Cipetir sebanyak 1.571 bidang, Desa Pagundan sebanyak 1.968 bidang, Desa Manggari sebanyak 1.116 bidang, Desa Pasayangan sebanyak 1.528 bidang, Desa Cinagara sebanyak 2.143 bidang, dan Desa Lebakwangi sebanyak 2.538 bidang.

Kecamatan Luragung : Desa Cigedang sebanyak 1.454 bidang, Desa Luragunglandeuh sebanyak 1.450 bidang, Desa Luragungtonggoh sebanyak 520 bidang, dan Desa Benda sebanyak 2.682 bidang. Kecamatan Cigandamekar : Desa Koreak sebanyak 805 bidang. Kecamatan Kramatmulya : Desa Bojong sebanyak 326 bidang, Desa Gandasoli sebamyak 2.670 bidang, dan Desa Cikubangsari sebanyak 1.857 bidang.

Kecamatan Jalaksana : Desa Maniskidul sebanyak 2.715 bidang, Desa Manislor sebanyak 2.096 bidang, Desa Peusing sebanyak 2.133 bidang dan Desa Sangkanherang sebanyak 2.200 bidang. Kecamatan Sindangagung : Desa Balong sebanyak 438 bidang. Kecamatan Cigugur : Desa Cigadung sebanyak 1.415. Kecamatan Darma : Desa Cipasung sebanyak 989 bidang. Kecamatan Selajambe : Desa Ciberung sebanyak 981 bidang, Desa Kutawaringin sebanyak 465 bidang, dan Desa Selajambe sebanyak 403 bidang. (Elly Said)



Share To:

Iin Suheli

Post A Comment:

0 comments so far,add yours