Seputarkuningan.com - 
Kantor Wilayah Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kuningan mencanangkan wilayah Bebas Korupsi (WBK)/ Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi di lingkungan kerja. Dalam pencanangan tersebut ditandai dengan penandatanganan piagam pencanangan zona integritas Kantor Pertanahan Kabupaten Kuningan, Selasa (18/1/2022) di Grand Cordella Kuningan.

Bupati Kuningan Acep Purnama yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, pencanangan zona Integritas adalah kesepakatan dan komitmen bersama untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi untuk membangun satuan kerja yang berada pada zona yang bersih.

 “Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan birokrasi pemerintahan yang bebas korupsi, bersih dan melayani,” kata Acep.

Acep juga mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan serta bersinergi dalam mewujudkan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di Kabupaten Kuningan khususnya di lingkungan ATR/BPN Kuningan. 

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kuningan Surahman mengatakan, bahwa zona integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan wilayah bebas WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi. 

“Komitmen ini khususnya dalam hal pencegahan korupsi, peningkatan kualitas akuntabilitas kinerja dan penguatan kualitas pelayanan publik,” ungkapnya.

Bahkan, kata Surahman, beberapa layanan yang saat ini sudah dilakukan dengan sistem elektronik yaitu pendaftaran hak tanggungan roya, pengecekan sertifikat, informasi zona nilai tanah, dan surat keterangan pendaftaran tanah. 

“Seluruh informasi pertanahan dan tata ruang dapat diakses dengan mengunduh aplikasi sentuhtanahku, Gistaru serta pengelolaan administrasi perkantoran melalui aplikasi e-office persuratan, tanda tangan elektronik, presensi kehadiran dan yang lainnya,” ujar Surahman.

Tak hanya itu, Kantor BPN Kuningan juga menambah beberapa layanan dan akses informasi. Di antaranya SMS-delivery, merupakan layanan pemberitahuan melalui SMS secara real-time kepada pemohon apabila produk layanan sudah selesai. Ada juga Kupat-Kuningan kepanjangan dari Kuantar Sertifikat wilayah kepada pemohon lansia, difabel atau pemohon yang jauh alamatnya dari Kantor Pertanahan. Lalu Jeniper adalah Jendela Informasi Pertanahan yang merupakan program talk-show/ dialog interaktif dengan masyarakat melalui radio Megraswara setiap hari selasa jam 17.00-18.00 WIB.  

“Ada juga Lari Sehat kepanjangan dari Layanan Sehari Sertifikat Hak Atas Tanah ini untuk layanan penghapusan Hak Tanggungan (Roya), Peningkatan Hak Atas Tanah , Penurunan Hak Atas Tanah Pengecekan Sertifikat, serta Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT),” papar Surahman.

Surahman berharap,  pihaknya bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan kantor/lembaga vertikal serta pemangku kepentingan lainnya dalam memberikan pelayan kepada masyarakat Kabupaten Kuningan. (Elly Said)

Share To:

Iin Suheli

Post A Comment:

0 comments so far,add yours