Photo: ilustrasi

Seputarkuningan.com - 
Seorang ustadz salah satu pondok pesantren yang berada di Desa Cisantana Kecamatan Cigugur dilaporkan ke polisi atas tuduhan dugaan pencabulan yang dilakukan terhadap  4 orang santrinya. Laporan tersebut dilakukan oleh salah satu orang tua korban pada tanggal 29 Desember 2021.

Informasi yang berhasil dihimpun, warga setempat merasa geram dengan kelakukan oknum ustadz tersebut dan warga pun mendatangi ponpes tempat usatd tersebut mengajar. Sempat akan menjadi bulan-bulanan warga, ustad yang diduga pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

"Pelaku sudah diamankan di polres. Kejadiannya tadi pagi ," ujar salah seorang perangkat Desa Cisantana, Wawan, Kamis (30/12/2021).

Menurut Wawan, dikhawatirkan ada aksi susulan dari warga,  saat ini ponpes dijaga oleh perangkat desa, Satpol PP dan pihak kepolisian. Ponpes tersebut berada di Dusun Sukamanah Desa Cisantana  dekat denga Buper Palutungan dan kandang sapi milik lapas.

Sementara itu Kepala Dusun Sukamanah Desa Cisantana, Tono, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan pelaku sudah dibawa ke Polres Kuningan. Tono menyebut bahwa korban adalah santri laki-laki yang duduk di kelas 3 SMP  karena di ponpes itu menyediakan jenjang pendidikan SMP dan SMA.

" Yang mengaku korban baru empat orang,” ujar Tono.

Pelaku sudah beristri dan ponpes berdiri sudah 8 tahun dan selama ini tertutup. Total santri ada 110 orang. Adapun rincianya adalah 70 laki-laki dan 40 santri perempuan. 

Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP M Hafid Firmansyah melalui Kanit PPA Polres Kuningan IPDA Suhandi membenarkan telah mengamankan pelaku.

"Masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan ya," ujar Kanit.   (Elly Said)

Share To:

Iin Suheli

Post A Comment:

0 comments so far,add yours