CAPAIAN VAKSINASI COVID-19 DI KUNINGAN HAMPIR 50 PERSEN


Seputarkuningan.com - 
Pemerintah Kabupaten Kuningan terus melakukan kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi warganya dari berbagai kalangan. Hingga saat ini, realisasi vaksinasi Covid-19 tersebut telah mencapai 48,10 %.

"Hingga 21 Oktober 2021 capaian vaksinasi secara total berdasarkan KTP mencapai angka 48,19 %, sedangkan berdasarkan  lokasi penyuntikan mencapai angka 39,25 %," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Hj dr Susi Lusiyanti, Selasa (26/10/2021).

Angka tersebut, kata Susi, untuk dosis pertama. Sementara untuk capaian vaksinasi dosis kedua secara KTP telah mencapai angka 24,11 % dan secara lokasi penyuntikan mencapai 17,5 %. Menurut Susi, untuk bisa mencapai level dua PPKM, total dosis pertama harus mencapai angka 50 %. Indikator lainnya yang menentukan adalah capaian vaksinasi untuk usia lanjut.

"Untuk bisa ke level 2 PPKM, capaian vaksin usia lanjut harus lebih dari 40 %. Untuk di Kabupaten Kuningan baru mencapai 29,74 % secara KTP sedangkan secara lokasi penyuntikan baru mencapai 29,34 %," kata Susi..

Susi memastikan, pihaknya terus menggencarkan kegiatan vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity dan terus berupaya menekan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Kuningan.

"Kami terus fokus menggencarkan vaksinasi. Terutama bagi lansia, ini yang kami prioritaskan. Upaya yang kami lakukan selain menggandeng berbagai kalangan dalam melaksanakan vaksinasi juga dilakukan secara door to door," ujar Susi.

Bahkan, kata Susi, di akhir minggu ini, Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat merencakanan akan mengirim 86.000 dosis Vaksin Pfizer untuk di Kabupaten Kuningan. Dan, nantinya akan dilakukan vaksinasi dengan menggunakan Vaksin Pfizer ini.

"Tentunya akan dilakukan sosialisai kepada seluruh pelaksana vaksinasi atau vaksinator yang ada di Kabupaten Kuningan yaitu di 37 puskesmas dan 10 rumah sakit pemerintah maupun swasta serta di 3 klinik," imbuh Susi.

Susi menjelaskan, Vaksin PFIZER adalah Vaksin Produksi Amerika Serikat (USA) yang dikenal juga dengan nama Vaksin COMIRNATI. Vaksin PFIZER ini menggunakan teknologi messenger RNA yang memberikan perintah sel tubuh kita untuk membentuk protein unik pada SARS-CoV2 sehingga memicu respon kekebalan di dalam tubuh pada penyakit COVID-19. Jadi Vaksin ini tidak memiliki komponen virus SARS-CoV-2 sama sekali

-    Vaksin ini diberikan dua kali Dosis Pemberian dengan jarak waktu Minimal 21 hari atau 3 minggu, dengan sasaran umur 12 tahun ke atas. Jadi bisa juga diberikan untuk Remaja dan lansia. Vaksin PFIZER ini memiliki efikasi 95%, paling tinggi dibandingkan dengan semua Vaksin lain yang telah diproduksi di dunia. Dan efektif untuk Covid19 Varian Alpha, Beta, Gamma dan Delta. Efek samping yang sering terjadi adalah rasa sakit pada tempat penyuntikan dan Efek yang jarang terjadi adalah demam atau pusing, yang segera hilang apabila diberi obat pereda demam. (Elly Said)

 

 


 

 

-          

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.