BANTUAN SAPI RAIB TAK JELAS, INI KATA POLISI

Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya

Seputarkuningan.com - 
Pada tahun anggaran 2020, 9 kelompok tani di Kuningan mendapat bantuan sapi dengan nilai 1,4 milyar rupiah berupa ternak sapi puluhan ekor.  Bantuan ini berasal dari aspirasi salah seorang anggota DPRD Kabupaten Kuningan. Namun faktanya, hingga saat ini bantuan sapi tersebut raib tidak jelas. Bahkan, rumor yang beredar, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan tehadap raibnya bantuan sapi tersebut.

Di ruang kerjanya, Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya yang didampingi Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya Atmaja mengatakan, bahwa kasus yang sedang ditangani ini merupakan kasus asistensi yang masih dilakukan pengumpulan data dan bukti.

"Ya memang benar, pihak kami menangani kasus tersebut. Hanya saja masih dalam tahap pengumpulan data juga bukti-bukti. oleh Sat Reskrim. Karena sampai saat ini belum dilakukan upaya-upaya yang sifatnya refresif yang artinya kami masih mengumpulkan bukti-bukti atas kebenaran kasus tersebuy," kata Kapolres kepada seputarkuningan.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/9/2021).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya Atmaja menjelaskan bahwa anggaran tersebut dikeluarkan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan yang berasal dari pokok pikiran anggota dewan. Akan tetapi, kata Danu, pelaksananya tetap dari dinas.

"Kami tegaskan, bahwa pihak kami belum melakukan pemanggilan ataupun pemeriksaan pihak manapun. Karena masih dalam proses pengumpulan data dan bukti. Pihak penyidik, sudah meminta keterangan dari beberapa kelompok tani," ujar Danu.

( Baca : https://www.seputarkuningan.com/2021/09/waduh-bantuan-sapi-senilai-14-m-raib.html )

Danu menambahkan, rumor yang beredar diluar bahwa sudah ada pemanggilan terhadap beberapa anggota dewan itu tidak benar.

"Kami belum melangkah ke arah sana. Setelah semua data terkumpul maka akan dikaji terlebih dahulu apakah ada perbuatan melawan hukum atau tidak. Kalau ada, baru kita melangkah ke tahap selanjutnya," pungkas Danu. (Elly Said)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.