AKSI SEORANG DIRI, ALFI : INGIN BACA PUISI DAN TANYAKAN POKIR SAPI RP 9 M


Seputarkuningan.com - 
Alfi Aulia Hasbullah, seorang mahasiswa dari salah satu Universitas di Kuningan harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, Alfi nekat melakukan aksi meski seorang diri di depan Gedung DPRD Kuningan, Kamis (30/9/2021). Alfi pun dibawa pihak kepolisian ke Mapolres Kuningan untuk dimintai klarifikasi. Menuru petugas kepolisian, aksi yang dilakukan aksi tidak sesuai prosedur administratif karena surat ijin yang dilayangkan tidak memenuhi syarat sesuai UU no. 9 tahun 1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum.

Usai dimintai klarifikasi, Alfi menjelaskan kepada awak media bahwa aksi yang dilakukannya sudah jauh-jauh hari direncanakan.

"Padahal saya sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi dan juga melakukan komunikasi dengan aparat keamanan. Tadi katanya sih ada intruksi dari pimpinan Ketua DPRD Kuningan bahwasanya tidak boleh ada unjuk rasa karena takutnya  menggangu kondusifitas rapat paripurna nanti," ujar Alfi.

Alfi sendiri menghargai adanya aturan prosedur mengemukakan pendapat di muka umum. Namun, dirinya berharap agar penolakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD bukan dari pihak kemanan.

Alfi menjelaskan, aksi yang dilakukannya adalah di momentum 30 September  bertepatan dengan hari G30 S/PKI, maka dirinya hanya ingin membacakan sebuah narasi puisi dan menyampaikan isu-isu yang hangat sekarang terutama soal isu pokir sapi 9 milyar rupiah.

"Saya maupun keinginan masyarakat Kuningan bahwa isu pokir sapi 9 milyar ini sudah cukup lama. Dan saya berharap kepada pihak berwenang agar isu pokir 9 milyar ini agar dibuka ke hadapan publik," tandas Alfi.

Alfi pun menegaskan, bahwa dirinya hanya dimintai klarifikasi terkait surat pemberitahuan saja. Dan dirinya juga tetap safety, tidak terjadi apa-apa.

"Alhamdulillah saya sehat-sehat saja," ujar Alfi.

Alfi bersama teman-teman mahasiswa lainnya akan kembali melakukan aksi secepatnya untuk mempertanyakan isu-isu yang sedang berkembang terutama pokir sapi 9 milyar rupiah.

"Insya Allah dalam wangku singkat, kami akan melakukan aksi kembali untuk mengawal isu-isu sekarang," ucap Alfi. (Elly Said)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.