TAK TERIMA DISEBUT TERMISKIN DI JAWA BARAT, INI KATA WABUP RIDHO


Seputarkuningan.com - 
Disebut sebagai kabupaten termiskin di Jawa Barat oleh Gubernur M. Ridwan Kamil, Ketua Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Kuningan juga sebagai Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda mengaku tidak terima jika Kabupaten Kuningan disebut Kabupaten Termiskin di Jawa Barat. 

"Saya mewakili pemerintah daerah memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kuningan atas berita yang disampaikan oleh Pak Gubernur. Kita juga tidak menyalahkan sepenuhnya Covid-19, akan tetapi sedikit banyaknya adanya pandemi Covid-19 ini berdampak kepada angka kemiskinan di Kabupaten Kuningan," ujar Ridho saat dimintai keterangannya usai melaksanakan vaksinasi Covid-19, Kamis (28/1/2021).

Dengan adanya statmen dari Pak Gubernur itu, kata Ridho,  pemerintah kabupaten berusaha menciptakan program – program untuk pengentasan kemiskinan, ini jadi pemecut semangat bagi kita semua khususnya teman – teman perencana yang ada di Bappeda dan seluruh dinas terkait untuk bisa memberikan yang terbaik dengan program kemiskinan.

Ridho mengaku tidak terima ketika Kabupaten Kuningan disebut sebagai kabupaten termiskin. 

"Layak atau tidak layak disebut termiskin, meskipun tidak dinyatakan sebagai kabupaten termiskin kami harus bisa melaksanakan program pengentasan kemiskinan," tandas Ridho. 

“Dengan adanya statmen dari pak Gubernur itu kita akan berusaha menciptakan program – program untuk pengentasan kemiskinan, ini jadi pemecut semangat bagi kita semua khususnya teman – teman perencana yang ada di Bappeda dan seluruh dinas terkait untuk bisa memberikan yang terbaik dengan program kemiskinan,” jelas Ridho.

Bahkan Ridho mengklaim program yang dilakukannya sebagai Ketua Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Kuningan yaitu telah melaksanakan program membantu UKM agar bisa terus melanggsungkan kegiatan. Dan juga memberikan bantuan kepada UKM berupa bahan baku hingga petanipun harus dimudahkan mendapat bibit maupun pupuk.

“Jadi kita jangan melakukan program memberikan uang ke kepala keluarga secara receh - receh. Tapi lebih menginginkan program yang berkesibambungan sehingga masyarakat mempunyai ketahanan pangan maupun pengentasan kemiskinan,” ujar Ridho.

Kaitan anggaran, Ridho mengaku sudah dipersiapkan. Tapi pihaknya akan berkoordinasi dengan semua kedinasan karena dia menyakini seluruh dinas di Kabupaten Kuningan memiliki program penanggulangan kemiskinan. 

“Semua dinas harusnya mempunyai program untuk melakukan aksi penanggulangan kemiskinan. Setidaknya statmen itu kita tahu bahwa penanggulangan kemiskinan bukan langkah politik, tapi bisa memberikan langkah terbaik untuk pengentasan kemiskinan itu sendiri. Dan semua itu juga karena kita belum maksimal dalam melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat,” pungkas Ridho. (Elly Said)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.