DIRAPID ANTIGEN, HANYA SEPARUH ANGGOTA DPRD YANG DATANG


Seputarkuningan.com - 
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan melakukan tes Rapid Antigen terhadap anggota DPRD bersama pegawai sekretariat DPRD Kabupaten Kuningan, Rabu (20/1/2021).

Satu persatu para penghuni gedung para wakil rakyat tersebut mengantri untuk mendapatkan tes dari petugas Labkesda Kuningan untuk diambil sample dan diperiksa hasilnya.

"Karena ada 3 orang anggota DPRD yang terpapar Covid-19, maka hari ini dilakukan tes rapid antigen," kata Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy.

Salah satu anggota DPRD yang sebelumnya positif sudah negatif, dan kemarin maka diwajibkan ikut lagi.

“Tadi yang pernah positif, dan sudah negatif, sekarang ikut lagi juga negatif,” imbuh Nuzul.

Sementara,  anggota DPRD lainnya yang masih positif sedang proses isolasi mandiri, yang satu di Jakarta dan yang satu lagi di Kuningan.

Pemeriksaan tes Rapid Swab Antigen dilakukan untuk pimpinan dan anggota serta pegawai sekretariat DPRD Kuningan. Tes Rapid Antigen ini, kata Nuzul, dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih luas.

"Kami ingin memastikan tiap anggota dewan dan sekretariat semuanya sehat. Alhamdulillah 51 orang yang dites hasilnya negatif semua," ujar Nuzul.

Ditanya kenapa sedikit yang mengikuti tes tersebut, Zul mengaku untuk sekretariat sendiri total sudah 90 persen.

Namun karena ada sebagian yang Work From Home (WFH), maka yang hadir kemarin diwajibkan mengikuti tes. Sedangkan anggota DPRD sendiri hanya 60 persen atau hanya 25 anggota karena tidak semuanya bisa hadir.

“Karena ini waktunya terbatas, jadi untuk anggota DPRD Kuningan yang tidak hadir disini bisa untuk melakukan tes secara mandiri, baik di Labkesda dan lainnya,” kata Zul

Di tempat yang sama, Sekretaris DPRD Kuningan H.M. Nurdjianto menambahkan, pasca pemeriksaan Tes Rapid Swab Antigen ini gedung DPRD Kuningan akan ditutup sampai hari Jumat esok. Dan mulai beraktifitas kembali senin pekan depan.

“Kita tutup sampai jumat, kalau Sabtu-Minggu kan libur. Kemudian senin kita masuk lagi tapi masih berlaku WFH 50%,” kata Sekwan. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.