PASKA DIBUBARKANNYA LIGA PELAJAR, POLISI PERIKSA SATU WARGA KUNINGAN


Seputarkuningan.com - 
Polisi masih terus mendalami tidak adanya ijin penyelenggaraan Liga Pelajar Indonesia yang diselenggarakan oleh Blipsi di Lapang Sepak Bola Windusengkahan Kabupaten Kuningan beberapa hari yang lalu.Paska dibubarkannya kegiatan olah raga tersebut, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap panitia penyelenggara.

Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya Atmaja menjelaskan, keterangan dari pihak panitia bahwa pada awalnya penyelenggaraan kegiatan olahraga tersebut akan dilaksanakan di Kabupaten Cirebon. Karena tidak mendapat ijin dari pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Cirebon, maka dipindahkan ke Kuningan.

"Menurut panitia, sebelumnya telah menghubungi salah seorang rekannya berinisial AL yang ada di Kuningan menanyakan perihal penyelenggaraan tersebut. Atas informasi dari rekannya ini maka panitia secara diam-diam melaksanakannya di Kuningan dengan jaminan dari rekannya tersebut," ujar Danu kepada seputarkuningan.com, Selasa (15/12/2020).

Danu menambahkan, ternyata penyelengaraan tersebut tidak memiliki ijin apa pun makanya pihak kepolisian membubarkan kegiatan tersebut. Dari kegiatan tersebut, setiap peserta pun ditarik biaya pendaftaran sebesar Rp 2,5 juta dan peseerta kebanyakan berasal dari luar daerah Kuningan.

Danu mengaku, pihaknya telah memanggil AL untuk dimintai keterangan. Namun, apa yang disampaikan AL  berbeda dengan keterangan dari pihak panitia.

"AL tidak mengakui bahwa pihak panitia menghubungi dirinya," ujar Danu.

Selanjutnya, kata Danu, pihaknya akan melakukan gelar perkara masalah tersebut serta melakukan kordinasi dengan pihak Pidum Kejaksaan. (Elly Said)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.