INI CAPAIAN KINERJA POLRES KUNINGAN SEPANJANG TAHUN 2020


Seputarkuningan.com - 
Sebagai refleksi akhir tahun 2020, Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik memimpin Press Release akhir tahun yang digelar di Aula WSP Mapolres Kuningan, Rabu (30/12/2020).

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa press release ini merupakan wujud kerja nyata Polres Kuningan selama satu tahun. Berbagai kegiatan dan penanganan kasus telah dilakukan oleh Polres Kuningan. 

Adapun hasil kinerja Polres Kuningan dan jajaran selama Tahun 2020 secara umum, di antaranya trend tindak pidana yang ditangani Sat Reskrim, Sat Narkoba dengan total sebanyak 207 perkara, dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 343 perkara, atau turun sebanyak 40 persen. Dari ratusan perkara tersebut, lanjut Kapolres, kejahatan konvensional sebanyak 160 perkara, kemudian kejahatan narkoba sebanyak 33 perkara (namun tersangka naik 29 persen dari tahun sebelumnya).

Kemudian tindak pidana korupsi sebanyak 1 perkara dengan status masih penyidikan terhadap dugaan penyelewengan anggaran oleh mantan kepala desa sekitar 247 juta.

Sementara untuk Kamseltibcarlantas, kata Kapolres, dapat diuraikan diantaranya untuk kejadian Laka Lantas pada tahun 2020 sebanyak 128 kejadian. Dibandingkan tahun 2019 sebanyak 195 kejadian, turun 43 % atau 67 kejadian.

Lalu untuk korban meninggal dunia akibat Laka Lantas pada tahun 2020 sebanyak 50 orang, dibandingkan tahun 2019 sebanyak 92 orang, turun 48 % atau 42 orang. Sedangkan korban luka berat tahun 2020 sebanyak 109 orang, dibandingkan tahun 2019 sebanyak 56 orang, turun sebanyak 48 % atau 53 orang.

Dan korban luka ringan tahun 2020 sebanyak 147 orang, dibandingkan tahun 2019 sebanyak 234 orang, turun sebanyak 32 % atau 87 orang.

“Pelanggaran lalu lintas selama tahun 2020 sebanyak 4.269 berkas pelanggaran dibandingkan tahun 2019 sebanyak 13.308 berkas pelanggaran, artinya turun 89% atau 9.039 berkas pelanggaran,” ujar Kapolres.

Kejadian menonjol, disebutkan Kapolres, terjadi pada bulan Mei  2020 yaitu tindak pidana pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan di Desa Cipondok Kecamatan Cibingbin.

Kemudian bulan yang sama terjadi pencurian dengan kekerasan di Desa Pangkalan Kecamatan Ciawigebang, pelaku membawa sajam dan menyekap korban, dengan kerugian mencapai 180 juta.

Untuk kejadian menonjol dibidang Sat Narkoba yaitu berhasil menangkap 2 orang tersangka dengan status PNS yang telah menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu, pada bulan april 2020, kemudian berhasil menangkap tersangka Bandar narkoba dengan total berat sabu-sabu sekitar 121,1 gram.

“Dan awal Desember kemarin kembali menangkap 2 orang tersangka dengan status PNS lagi yang telah menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu,”ungkap Kapolres.

Sementara itu, untuk operasi kepolisian yang dilaksanakan sebanyak 11 kegiatan, diantaranya Operasi Binawapada Lodaya 2020, Operasi Pekat Lodaya 2020. Operasi Aman Nusa II, Operasi Ketupat Lodaya 2020, Operasi Keselamatan Lodaya 2020.

Lalu Operasi Jaran Lodaya 2020, Operasi Bina Kusuma Lodaya 2020, Operasi Patuh Lodaya 2020 Operasi Zeabra 2020, Operasi Antik Lodaya 2020 dan Operasi Lilin Lodaya 2020 (sedang berlangsung 21 Desember 2020 s/d 4 Januari 2021).

Sedangkan untuk unjuk rasa terjadi sebanyak 33 kali, tapi angka tersebut turun dibanding sebelumnya sebanyak 43 kali atau turun 23 persen. Sedangkan pelaksana Unras sendiri terdiri dari Mahasiswa, Buruh, Ormas/LSM, Pengemudi dan kelompok masyarakat lainnya.

Prediksi perkembangan gangguan Kamtibmas tahun 2021, lanjut Lukman, yaitu kegiatan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa yang akan dilaksanakan pada bulan oktober 2021 dengan jumlah sebanyak 85 desa.

Lalu stabilitas ekonomi yaitu harga sembako dimungkinkan mengalami kenaikan harga karena kebutuhan yang meningkat.

“Selain itu, yang selalu menjadi pemantauan selalu yaitu adanya Jemaat Ahmadiah Indonesia di Desa Manis Lor Kecamatan Jalaksana, itu sewaktu-waktu bisa terjadi ganggunan Kamtibmas,” kata Kapolres.

Kemudian prediksi adanya kejahatan konvensional karena pengaruh situasi ekonomi yang semakin sulit seperti PHK, kenaikan harga. Sehingga diperkirakan kejahatan menjadi jalan singkat untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi.

Selian itu ada ancaman terorisme dan ajaran radikal masih potensi karena jarngan teroris belum seluruhnya terungkap. Mengingat kuningan memiliki gunung Ciremai yang dimungkinkan jadi tempat untuk latihan para teroris.

“Ganguan lainnya yaitu selama musim penghujan masih berlansung, tetap diwaspadai terjadinya bencana alam. Begitu pula dengan musim kemarau diwaspadai kekeringan di wilayah timur kuningan,” ujar Kapolres.

Kemudian yang masih dirasakan hingga saat ini yaitu bencana global yaitu Covid -19. di Kabupaten Kuningan saat ini sudah terjadi seperti di klaster-klaster Puskesmas, Sekolah, Rumah Sakit, bank dan Pondok Pesantren, sehingga dimungkinkan apabila masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan maka akan terjadi klaster-klaster baru.

“Untuk langkah antisipasi kita tetap mengoptimalkan segenap sumber daya internal dengan melakukan deteksi dini, mengutamakan tindakan preemtif dan preventif. Serta melakukan penegakan hukum dengan tegas dan humanis berdasarkan prosedur yang berlaku,” jelas Kapolres.

Di akhir, Kapolres juga menyampaikan terima kasih atas kerja samanya kepada TNI, Pemda serta seluruh masyarakat Kuningan yang telah mendukung, sehingga di tahun 2020 situasi kamtibmas di Kabupaten Kuningan aman dan terkendali. (Elly Said)



“Dan awal desember kemarin kembali menangkap 2 orang tersangka dengan status PNS lagi yang telah menyalagunakan narkotika jenis sabu-sabu,” kata Lalu Operasi Jaran Lodaya 2020, Operasi Bina Kusuma Lodaya 2020, Operasi Patuh Lodaya 2020 Operasi Zeabra 2020, Operasi Antik Lodaya 2020 dan Operasi Lilin Lodaya 2020 (sedang berlangsung 21 Desember 2020 s/d 4 Januari 2


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.