SE BUPATI TAK DIANGGAP, ANGGOTA DPRD KUNINGAN MALAH BEBAS KUNKER


Seputarkuningan.com - Pandemi Covid-19 di Kabupaten Kuningan belum berakhir, bahkan dalam data yang dikeluarkan oleh Crisis Center Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan kenaikan kasus terkonfirmasi.

Bupati Kuningan pun mengeluarkan Surat Edaran (SE) no. 443.1/3355/huk tertanggal 20 November 2020 tentang Tindak lanjut penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Kuningan.

Dalam poin 8 SE Bupati terbaru itu disebutkan, ‘meniadakan kegiatan kunjungan kerja dan penerimaan kunjungan kerja’. Poin 10 disebutkan ‘dalam hal kegiatan diutamakan dalam bentuk virtual’. 

Akan tetapi, adanya  SE tersebut tidak menyurutkan hasrat para anggota DPRD Kabupaten Kuningan untuk melakukan kunjungan kerja ke luar daerah bahkan ke luar Pulau Jawa.  Apakah memang SE tersebut tidak diketahui/dibaca oleh para anggota legislatif?,sehingga mereka tidak mengindahkan SE tersebut.

Tentu saja hal tersebut mengundang keprihatinan dari masyarakat Kuningan. Seperti yang diungkapkan salah seorang Pemerhati Hukum Abdul Haris.

Haris sangat menyayangkan, ketika banyak masyarakat Kuningan banyak yang terpapar virus Corona, anggota DPRD Kuningan malah melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.

Menurut Haris, mereka sudah tidak lagi mengindahkan dan menghiraukan SE Bupati 443.1/3355/huk tentang Tindak Lanjut Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Desaes-19 di Kabupaten Kuningan, dikarenakan Kuningan kembali masuk zona orange.

“Mereka telah memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat dan sama sekali tidak mengindahkan SE Bupati. Jelas-jelas SE itu dikeluarkannya pada tanggal 20 November 2020 untuk 14 hari kedepan, bahkan bisa diperpanjang lagi,” ujar Haris kepada seputarkuningan.com, Rabu (25/11/2020).

Haris merasa prihatin kepada anggota dewan yang sekarang, karena ternyata hanya kunjungan terus yang dilakukan, sedangkan implementasi dari kunjungan tersebut tidak ada. Seharusnya mereka lebih memfokuskan terhadap implementasi dari kunjungan sebelumnya, jangan menambah kunjungan lagi.

Apalagi disaat Pandemi ini, seharusnya anggota DPRD bisa mengerem kunjungan ke luar kota.

 “Seperti tidak ada waktu lagi, akhir tahun juga masih ada satu bulan. Pokoknya sehabis dari luar daerah, mereka semua harus di-swab dan di karantina, termasuk semua staf sekretariat yang ikut kesana,” pintanya.

Dari informasi yang diperoleh, para anggota DPRD dari tiga komisi (1,2 dan 4) sedang melakukan kunjungan kerja ke Bali, dan komisi 3 ke Lampung, selama tiga hari, dari tanggal 25  sampai dengan 27 November 2020.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Kuningan Agus Mauludin mengaku tidak mengetahui adanya kunjungan kerja yang dilakukan para anggota DPRD tersebut.

"Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Kuningan tidak pernah menerima surat pemberitahuan atau surat rekomendasi terkait kunker tersebut. Nanti kami akan kordinasikan dengan Sekwan," ujar Agus. (Elly Said)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.