PTSL 2020, BPN KUNINGAN TARGETKAN 55.000 BIDANG TANAH


Seputarkuningan.com - 
Puncak peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Tahun 2020, diisi dengan Penyerahan Setifikat Tanah secara virtual sebanyak kurang lebih satu juta sertifikat oleh Presiden Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Istana Negara dan seluruh Indonesia pada Senin, (09/11/2020).

Presiden Jokowi menyerahkan Sertifikat pada masyarakat secara virtual di 31 provinsi dan 257 Kantor Pertanahan seluruh Indonesia yang di ikuti oleh 8845 daerah melalui vicon, dan hadir 30 orang penerima sertifikat yang mewakili 1 juta penerima sertifikat dari seluruh indonesia.

Di Kuningan, Bupati Kuningan Acep Purnama secara simbolis memberikan sertifikat tanah kepada 10 perwakilan masyarakat di Aula Pendopo Kabupaten Kuningan, dilanjutkan dengan menghadiri Video Conference Acara Penyerahan Sertifikat Secara Virtual oleh Presiden Republik Indonesia di Pendopo Setda Kuningan. 

Hadir dalam kegiatan ini Forkopimda Kabupaten Kuningan, pimpinan SKPD se-Kabupaten Kuningan, Kepala Kantor BPN Kuningan, dan para penerima sertifikat simbolis.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kuningan menyampaikan, sertifikat menjadi salah satu alat bukti hak atas kepemilikan sebidang tanah oleh seseorang. Menurutnya, Presiden mengeluarkan program PTSL sebagai tindak lanjut dari amanah UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria yang mengatakan bahwa pemerintah berkewajiban menyelenggarakan pendaftaran tanah diseluruh wailayah Republik Indonesia.

“PTSL bertujuan untuk percepatan pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah rakyat yang secara pasti dilaksanakan secara sederhana, lancar, aman, adil, merata dan terbuka, sehingga dapat memungkinkan memakmurkan rakyat” ujar Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati berharap, program PTSL dapat terus berlanjut sehingga pada saatnya semua bidang tanah dapat memiliki  sertifikat. 

“Saya menyambut baik program yang begitu mulia dari bapak presiden untuk masyarakatnya sehingga untuk mendapatkan kepastian hak asal-usul dan lain sebaginya atas bidang tanah. Kepada masyarakat yang sebentar lagi akan menerima sertifikat tolong jangan sampai rusak," pesan Bupati.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala Kantor BPN, luas wilayah Kuningan adalah 117.858 ha dengan bidang tanah 890.635. yang telah terdaftar adalah 338.194 bidang atau sekitar 38%. sisa 550.441 bidang atau sekitar 62%. target 2021-2025 selutruh bidang tanah dapat terdaftar. Maka rata-rata pertahun adalah sebanyak 112.000 bidang. Di tahun 2021, akan diusulkan 70.000 sertifikat.

Target awal pendaftaran sistematik lengkap tahun 2020 ada sebanyak 55.000 bidang, dan sertifikat ada sebanyak 47.000. Setelah ada pandemi covid-19, target berubah menjadi 38.860 bidang, dan sertifikatnya menjadi 30,000, yang disebar di 26 desa.

Dalam acara ini, diserahkan 100 sertifikat kepada yang hadir, yaitu 25 orang perwakilan dari Ancaran, 25 orang perwakilan Nanggerang, 25 orang perwakilan dari Sangkanmulya, dan 25 orang perwakilan dari Cikaso. Pemberian secara simbolis pun diberikan kepada 10 orang perwakilan, yaitu Suanda dari Ancaran, Abdul Gopur dari Ancaran, Momon Sulaeman dari Ancaran, Moch Jumhana dari Ancaran, Maman Majuki dari Sangkanmulya, Endri dari Sangkanmulya, Hidayat, SE., M.Si., dari Cikaso, Abdurahim dari Cikaso, Soleman dari Nanggerang, dan Jaman dari Nanggerang.(Elly Said)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.