TERGODA JANDA MUDA, SEORANG PENGACARA TERTIPU PULUHAN JUTA


Seputarkuningan.com - 
Seorang pengacara bernama Ari Mabruri (32)( warga Desa Karangmuncang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan terpaksa harus gigit jari.

Ia tidak menyangka akan merugi hingga puluhan  juta rupiah karena tertipu seorang janda yang mengaku ingin menjadi kliennya. Saat menggelar jumpa pers, Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik yang didampingi Wakapolres Kuningan Kompol Jaka Mulyana, Kasat Reskrim AKP Danu Raditya Atmaja dan Kasubag Humas IPTU Herminal mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar Bulan Mei 2020.

Pelaku, TA (21) yang merupakan warga Desa Luragunglandeuh Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan menghubungi korban melalui hubungan selular dan mengaku bernama Cita seorang bidan yang bekerja di salah satu rumah sakit di Cirebon dan mengaku berdomisili di Kedawung Cirebon.

"Alasan pelaku menghubungi korban adalah untuk konsultasi masalah hukum. Kemudian pelaku dengan korban sempat terjalin hubungan asmara hanya melalui WA saja," ujar Kapolres.

Lalu, lanjut Kapolres, pelaku meminjam uang secara bertahap kepada korban dengan alasan untuk berobat ibunya yang sakit jantung dan keperluan pribadinya. Korban pun memberikan pinjaman uang dengan jumlah total Rp 20.300.000.

"Nah, setelah beberapa lama korban mulai susah dihubungi. Karena penasaran, maka korban menyelusuri ke rumah sakit tempat pelaku bekerja dan hasilnya tidak ada bidan yang bernama Cita," ungkap Kapolres.

Akhirnya, korban menyadari bahwa yang dilakukan pelaku hanyalah akal-akalan saja untuk mendapatkan uang dari korban. 
"Korban pun memilih menyelesaikan masalah tersebut melalui jalur hukum," ujar Kapolres.
Setelah dilakukan penyelidikan dari nomor handphone yang digunakan pelaku, maka ditemukanlah bahwa pelaku ternyata bernama TA yang berasal dari Desa Luragunglandeuh Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan.

"Hasil keterangan pelaku, uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadinya saja," kata Kapolres.

Pelaku dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (Elly Said)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.