KAWAL KASUS "LIMBAH", 50 PENGACARA SIAP BELA HUSNUL KHOTIMAH


Seputarkuningan.com - 
50 pengacara disiapkan untuk mendampingi Ponpes Husnul Khotimah dalam mengawal hukum bagi Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy. Hal ini diungkapkan usai dilakukan pertemuan 38 Ormas di Kabupaten Kuningan. Mereka berkumpul di RM.HDS Cibulan, Senin (5/10/2020) guna menyatukan persepsi, sekaligus menyusun tindakan balasan atas pernyataan Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy yang menyebut jangan sampai wabah santri Ponpes Husnul Khotimah Jalaksana limbah. Limbah segalanya. 

Mereka menyatakan siaga membela Husnul Khotimah dan sepakat menuntut ketua DPRD minta maaf, mendorong Badan Kehormatan (BK) DPRD untuk mengadili, sekaligus mengadukannya ke Polres Kuningan. 

“Meski mengaku muslim, dia (ketua DPRD-red) seolah sangat benci Islam,” ujar Pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kuningan, Fahrus Zaman Fadhly.

Fahrus menilai pernyataan Nuzul Rachdy, jauh dari sosok anggota DPRD. Tidak mewakili umat, rakyat Kuningan. Nuzul berbicara menggunakan fasilitas rakyat, tapi diselewengkan. 

“Sangat tidak pantas. Jangankan menjadi ketua DPRD, jadi anggota DPRD saja tidak pantas,” tegas Akademisi Universitas Kuningan ini.

Sementara itu, Ketua Aliansi Peduli Islam Kuningan (APIK), H Andi Budiman bersama komponen lain, telah memutuskan berbagai langkah. Semua sepakat untuk melayangkan surat tuntutan ke DPRD. Bukan audiensi, tapi langsung tuntutan.

 “Insya Allah hari ini, kita akan layangkan surat tuntutan itu,” tandas Andi.

Andi menegaskan, sebanyak 38 komponen ini akan membela Husnul Khotimah. Jumlahnya dipastikan akan terus bertambah. Selain itu, akan disiapkan 50 pengacara untuk mendorong agar ketua DPRD di proses hukum.

Adapun ke 38 komponen itu sendiri, ialah APIK, FPI, Gardah, Bima Suci, Ponpes Miftahul Jannah, Ponpes Hidayatul Ikhwan, Ponpes Wahdatul Fata, Ponpes Darul Jabhat, Ponpes Darul Khulud, Permata Darma, Majelis Manakib Asma Badar, Majelis Cahaya Hati 165, Mahad Taufik Mubarok, Markaz harokah Aswaja, Mahad Al Adni, Paguyuban Sundawani Wirabuana, Paguron Cimande Awirarangan.

Selain itu, Badan Anti Teror (BAT), Front Mahasiswa Islam, Ponpes Binaul Ummah, Ponpes Nurul Huda Timbang, DPA Odoj Kuningan, BNC Indonesia, Majelis Al Falah Cikadu, IRMASI, MPC Pemuda Pancasila, Markas LMPI, DPC GANN Kuningan, Persada  GM BTN Graha mas Karangmuncang, Froont Santri Indonesia, DKM Mesjid Hakim Ibrahim Cirendang, Rumah Bekam Al Kautsar, IPMA Awirarangan, Big Brothers MC Indonesia, Ponpes Pembangunan Mandirancan, KAHMI Kuningan, DKM Miftahul Jannah Luragung Landeuh, dan Ponpes Al Mutawaly. (Elly Said)

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.