KAI KUNINGAN BENTUK LBH ADVOKASI PEDULI BANGSA




Seputarkuningan.com 
- Kongres Advokat Indonesia (KAI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Kuningan ingin menjawab tantangan dan problematika penegakan hukum khususnya di Kabupaten Kuningan. Upaya itu dilakukan dengan memaksimalkan fungsi pelayanan publik berupa bantuan hukum kepada masyarakat pencari keadilan yang termarjinal dan tidak mampu.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Kuningan menggelar rapat untuk membentuk Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Peduli Bangsa (LBH APB), yang dilaksanakan di Teras Mahar Jl. Ir. Soekarno Cigintung Kuningan, Kemarin.

Bantuan hukum kepada masyarakat diwujudkan KAI dalam bentuk Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Peduli Bangsa (LBH APB). LBH APB ini tidak hanya dibentuk di tingkat pusat, melainkan juga di 34 DPD dan seluruh DPC KAI yang ada di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemilihan ketua LBH KAI Advokasi Pedul Bangsa secara aklamasi, sehingga sesuai keputusan bersama Adv. Hari Rosmayadi, SH. Ditetapkan sebagai ketua (LBH APB) terpilih didampingi Gios Adhyaksa, SH., MH. didampingi Anggi Firmansyah, SH, dan Adv. Lilis Supriatin, SH, sebagai Sekretaris dan Wakil Sekretaris dan Chintya, SH. sebagai Bendahara.

Tantangan penegakan hukum kedepan tidak mudah, karena memberikan advokasi dan kesadaran hukum kepada masyarakat tidak mampu terlebih dengan adanya kerawanan pengelolaan dana desa yang sering menjadi polemik di tingkat desa LBH APB dapat memberikan advokasi kepada desa di Kabupaten Kuningan dengan Restorative Justice . Ini menurutnya membutuhkan kesabaran yang luar biasa. 

“Kita harus siap untuk berkorban materi dan perasaan, semoga masyarakat berpenghasilan rendah itu akan memberikan doa supaya LBH APB menjadi lembaga yang dihormati dan disegani, ” kata ketua (LBH APB) terpilih Adv. Hari Rosmayadi, SH, yang akrab disapa Kang Hari.

Ia berharap LBH APB dapat memberikan warna baru dalam dinamika penegakan hukum, dengan mengedepankan profesionalitas dan moralitas, serta memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah penegakan hukum yang merupakan agenda penting KAI demi pencapaian cita-cita keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat dan negara.

Sementara itu Ketua DPC KAI Kabupaten Kuningan, A Haris, SH, meminta Ketua LBH APB Kab Kuningan membuat terobosan acara dan program sinergis. Kalau ada hal yang bersentuhan hukum, advokat siap bergerak, termasuk melakukan pengabdian kepada masyarakat, salah satunya menghilangkan stigma advokat itu mahal. 

"Advokat LBH APB ingin mengedepankan pengabdian. Kita bukan eksis saja, tapi bergerak untuk masyarakat, Makanya program kerja LBH KAI Kuningan harus ada program penyuluhan hukum, bekerja sama dengan BEM kampus se-Kab Kuningan, penyuluhan ke kampus dan sekolah. Intinya tidak ada salah paham soal hukum," ujar Haris. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.