ANSOR-BANSER KUNINGAN MENGUTUK KERAS INSIDEN PENUSUKAN SYEKH ALI JABER


Seputarkuningan.com - 
Pimpinan Cabang. GP Ansor Kabupaten Kunigan, dan Kepala Satkorcab (Satuan Koordinasi Cabang) Banser Kabupaten Kuningan mengutuk keras  peristiwa yang menimpa salah satu Ulama yaitu Syeh Ali Jaber.  Ansor Banser pun telah mengadakan pertemuan koordinasi bersama Kepala Satkoryon Banser se-Kabupaten Kuningan. Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan yang berjumlah  40 orang yang dilaksanakan Rabu (16/9/2020) malam di Sekretariat Banser Kabupaten KuninganKomplek Perumahan Buana Cigadung Residence.

Pertemuan ini dilakukan dalam rangka konsolidasi merapatkan barisan terkait pelaksanaan tugas pada pengamanan kegiatan dakwah, majelis ta’lim dan agenda keagamaan lainnya.

Kepala Satkorcab Banser Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si mengatakan, bahwa Jajaran Pengurus Banser melakukan langkah – langkah koordinasi dengan mengumpulkan seluruh Kepala Satkoryon se- Kabupaten Kuningan.

"Pertemuan ini bertujuan agar seluruh kader Banser menjalankan himbauan dari Satkorwil Banser Jawa Barat dan Satkornas Banser Pusat bahwa seluruh kader banser agar segera melakukan komunikasi dan koordinasi kepada para Kiai dan Ulama di lingkungannya masing – masing untuk pengamanan dalam kegitan dakwah, majelis ta’lim dan agenda keagamaan lainnya," ujar Wahyu kepada awak media.

Disamping itu, Ketua PC. GP Ansor Kabupaten Kuningan yang turut hadir dalam acara pertemuan koordinasi tersebut sangat mendukung langkah-langkah apa yang dilakukan jajaran Satkorcab Banser Kabupaten Kuningan.

Menurut Sahabat Rasdi atau yang lebih akrab dipanggil Aras selaku Pimpinan Tertinggi Banser di Kabupaten Kuningan mengatakan dengan tegas bahwa insiden yang melukai Syeikh Ali Jaber merupakan tindakan keji untuk mencoba merusak nilai-nilai luhur kehidupan beragama di tengah–tengah masyarakat dan meminta agar pelaku dihukum maksimal sesuai dengan Perundang-Undangan yang berlaku.

"Dengan adanya  kejadian ini, Banser selaku pengawal Ulama dan Kiai mempunyai tanggungjawab besar untuk menjamin para Kiai dan Ulama di wilayahnya masing – masing," kata Aras.

Dalam Rapat internal Ansor Banser tersebut dibahas pula persiapan pengamanan kegiatan Haul Waliyullah Syekh Muhibat yang akan dilaksanakan pada hari Jumat 18 September 2020 yang akan dihadiri langsung oleh Abah Habib Luthfi Bin Yahya selaku Panglima Besar Banser dan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia, sahabat – sahabat Banser wajib mengawal Abah Habib Luthfi Bin Yahya ketika acara berlangsung dengan tetap mengacu dan melaksanakan protokol kesehatan.

Harapannya,  Kabupaten Kuningan selalu kondusif, tidak ada satu orang pun yang mengganggu kepada ulama dan kiai NU (Nahdlatul Ulama) di Kabupaten Kuningan. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.