PELANGGARAN TEMATIK JADI TARGET OPERASI PATUH 2020


Seputarkuningan.com - 
Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan mulai melakukan Operasi Patuh Lodaya 2020 dengan konsep berbeda dari sebelumnya. Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik melalui Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Rizki Syawaludin Akbar menyampaikan bahwa, pelaksanaan operasi patuh kali ini akan disesuaikan dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sifatnya lebih ke tindakan persuasif dan humanis, bukan sepenuhnya tindakan hukum.

"20 % tindakan refresif, 40% ptreemtif dan 40% tindakan preventif hukum  yang akan kami lakukan," kata Rizky kepada seputarkuningan.com usai mengikuti apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2020, Kamis (23/7/2020) di Mapolres Kuningan.

Tindakan persuasif yang akan dilakukan, kata Rizki, akan lebih berorientasi kepada AKB dalam rangka pencegahan penyebaran ataupun memutus mata rantai Covid-19.

"Untuk sasaran oparsi patuh saat ini adalah bersifat tematik. Akan kita lihat pelanggaran yang lebih dominan saat ini apa," kata Rizki.

Untuk di Kuningan, lanjut Rizki, pelanggaran yang paling dominan adalah tidak menggunakan helm. Sasaran tematik saat ini yang akan ditindak adalah pengendara motor yang tidak menggunakan helm. Akan tetapi, bukan berarti pengendara kendaraan R4 bebas dalam operasi ini. Tetap akan dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan masker, lampu sen yang tidak menyala, lampu strobo dan yang lainnya.

"Begitu juga pengendara motor, bukan hanya tidak menggunakan helm saja yang akan kita tindak. Kelengkapan surat-surat pun akan kami periksa, begitu juga penggunaan masker, melawan arus, menggunakan hp saat mengemudi serta pelanggaran lainnya.  Selama ini, kami sudah melakukan himbauan kepada masyarakat. Nah, mulai besok akan kami lakukan operasi di jalan," ucap Rizki.

Rizki berharap, upaya pendisiplinan secara persuasif ini dapat semakin mendisiplinkan masyarakat dan dijadikan kebiasaan untuk mematuhi aturan berlalu lintas. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.