KOMPLOTAN PENGEDAR SHABU DIBEKUK, PULUHAN PAKET SIAP DIEDARKAN


Seputarkuningan.com - 
Satuan Narkoba Polres Kuningan berhasil mengamankan empat tersangka pengedar narkoba jenis shabu di dua tempat berbeda. Dari tersangka polisi menyita narkotika jenis sabu seberat 1,3 ons senilai ratusan juta rupiah. 

Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik didampingi Wakapolres Kompol Jaka Mulyana dan Kasat Narkoba Polres Kuningan AKP Budi Arief Hartoyo mengatakan, 
penangkapan satu tersangka berinisial IP (37) warga Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, yang ditangkap di Jalan Raya Cirebon-Kuningan tepatnya depan toko oleh-oleh didapat sabu seberat 0,60 gram.

Sedangkan, tiga tersangka lainnya masing-masing berinisial   EHP (25), DAS (29) dan N (29) didapat sabu seberat 1,3 ons.

"Dua orang tersangka yaitu EHP dan N merupakan warga Kecamatan Maleber dan satu tersangka lainnya yaitu DAS warga Kecamatan Kesambi Kota Cirebon," kata Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik saat menggelar jumpa pers, Senin (20/7/2020) di Aula WSP Mapolres Kuningan.

Untuk ketiga tersangka ini, kata Kapolres, diamankan pertama kali yaitu EHP di depan kantor jasa pengiriman Kuningan. kemudian hasil dari pemeriksaan, EHP mengaku bahwa barang haram tersebut didapat dari DAS.

"Petugas kemudian mendatangi kediaman DAS di rumahnya, ditemukan 30 paket shabu dengan berbagai ukuran beratnya. Saat diamankan DAS sedang bersama N. Keduanya pun langsung dibawa ke Mapolres Kuningan," ujar Kapolres.

Bersama tersangka, telah diamankan barang bukti berupa 1 paket shabu seberat 0,60 gram, 2 paket shabu dengan berat 0,50 gram, 1 paket shabu berat 51,32 gram, 1 paket shabu berat 41,82 gram, 21 paket shabu dengan berat keseluruhannya 21 gram, 4 paket shabu dengan berat 7 gram, 2 paket shabu dengan berat 1 gram, empat buah handphone dan timbangan digital serta plastik klip kecil dan juga sedotan yang digunakan untuk mengemas shabu.


“Tersangka berinisial DAS ini merupakan seorang bandar dan residivis dengan kasus sabu. Pengungkapan kasus sabu ini cukup besar, sebab dari satu kali penangkapan hasilnya cukup besar, apalagi semuanya merupakan pengedar,” kata Kapolres.

Menurutnya, sabu yang diperoleh para tersangka di Kuningan ini dipasok dari tersangka asal Cirebon. Bahkan, seorang bandar sabu dapat diancam dengan ancaman hukuman mati.

“Totalnya dari semua sabu ini kalau dinominalkan senilai Rp100 juta lebih,” sebut Kapolres.

Atas perbuatan tersangka, petugas menjerat dengan UU nomor 35 tahun 2019 tentang Narkotika pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 1 dan pasal 112 ayat 2. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dengan denda maksimal 8 milyar rupiah. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.