AJAK WARGA CEGAH KEBAKARAN, POLRES KUNINGAN GELAR DISKUSI KARHUTLA


Seputarkuningan.com - 
Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik mengatakan ada empat strategi dalam rangka pencegahan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hal ini diungkapkan saat menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Karhutla di Hotel Ayong Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, Rabu (22/7/2020).

Diskusi yang melibatkan masyarakat desa yang berada di sekitar pinggiran gunung tersebut mengambil tema Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Rangka Pencegahan Kebakaran Hutan dan Hutan (Karhutla) di Kabupaten Kuningan.

Hadir sekaligus membuka FGD tersebut Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik yang didampingi Kapolsek Cilimus AKP Setyio Aji dan Kasat Binmas Polres Kuningan IPTU Marsoni. Kapolres menyampaikan, adanya FGD ini bisa mengambil langkah-langkah dan membuat suatu kesepakatan bersama dalam upaya mencegah Karhutla.Dalam FGD ini juga ditampilkan pemateri Heru Hermawan dari BPBD Kabupaten Kuningan serta San Andre Jatmiko dari TNGC Kabupaten Kuningan.

Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik menyebutkan bahwa ada strategi yang harus dilakukan dalam penanganan Karhutla ini.

"Ada empat strategi dalam upaya penanganan Karhutla yang harus dilakukan," kata Kapolres.

Strategi pertama, lanjut Kapolres, pentingnya peningkatan penanganan Karhutla mulai dari pusat hingga daerah untuk melakukan pencegahan, early warning, penetapan siaga darurat lebih dini, menerapkan reward and punishment, peninjauan lapangan serta mengajak masyarakat untuk mencegah terjadinya karhutla di wilayah mereka. Strategi kedua, Melakukan teknik modifikasi cuaca untuk pengaturan ritme hujan. "Mudah-mudahan kesiapan kita dalam modifikasi cuaca, kiranya bisa membuat kita melakukan pengaturan ritme hujan.

Untuk strategi ketiga, kata Kapolres, semua pihak harus meletakkan kewaspadaan tinggi dalam menghadapi kemarau. Maka berdasarkan evaluasi telah dapat diidentifikasikan arah langkah kedepan dalam kewaspadaan dan monitoring cuaca yang tidak menunggu sampai musim kemarau tiba. Dan yang terakhir strategi ke empat, melakukan inovasi untuk mempercepat dan mempermudah upaya pencegahan karhutla. Misalnya cetak desa mandiri, pengendalian ruang wilayah oleh swasta dan masyarakan pada lahan hutan dan kebun serta pembukaan lahan tanpa bakar. 

"Itu semua menjadi langkah penting dalam upaya penangan Karhutla," kata Kapolres. (Elly Said)

No comments

Powered by Blogger.