UNGKAP 7 KASUS NARKOBA, POLRES KUNINGAN RINGKUS 10 ORANG


Seputarkuningan.com -
Sebanyak 10 orang tersangka penyalahgunaan narkoba dibekuk Satres Narkoba Polres Kuningan selama kurun waktu Mei hingga Juni 2020, dengan sejumlah barang bukti.

Bertempat di Aula WSP Mapolres Kuningan, Senin (22/6/2020) Polres Kuningan menggelar jumpa pers dipimpin langsung Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik. Dari 10 tersangka yang diamankan, 3 orang diantaranya merupakan ibu rumah tangga.

Adapun rincian barang bukti yang diamankan yaitu 1,75 gram sabu, 9,52 gram ganja, 10 gram tembakau gorilla, 1.275 butir obat dextro, 385 butir trihex dan 199 butir tramadol.
Masing-masing perkara terdiri dari tiga kasus sabu, satu kasus ganja, satu kasus tembakau gorilla dan dua kasus obat terlarang.
Kapolres Kuningan mengatakan, dalam kurun waktu Mei-Juni 2020 berhasil mengungkap tujuh kasus narkotika dan obat-obatan terlarang. Pada bulan Mei sebanyak dua kasus dan Juni terdapat lima kasus.
“Kami amankan 10 orang tersangka, tiga diantaranya perempuan. Kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan sedang kami tangani dalam proses penyidikan," kata Kapolres.
Kapolres menyebutkan, tersangka berinisial THA (42) dan MS (40) diamankan dalam kasus sabu dan ganja. Kemudian tersangka berinisial AZA (30) dan FCD (23) kasus obat terlarang, tersangka BP (23) kasus ganja, tersangka ZSM (22) kasus tembakau gorila, serta tersangka W (43), HS (34), IN (29) dan YI (45) kasus sabu-sabu.

“Dalam kasus ini diamankan juga sebagai barang bukti yaitu 1,75 gram sabu, 9,52 gram ganja, 10 gram tembakau gorilla, 1.275 butir obat dextro, 385 butir trihex dan 199 butir tramadol. Termasuk 1 set alat bantu hisap (bong) berupa pipet kaca dan sedotan botol larutan,” ujar Kapolres.
Pasal yang disangkakan kepada pelaku penyalahguna tembakau gorila adalah Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1), UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Bagi tersangka penyalahgunaan narkotika jenis Ganja dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) jo Pasal 127 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Kemudian kepada penyalahguna obat-obatan dikenakan pelanggaran Pasal 197 jo Pasal 196 UU nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Terakhir kepada penyalahguna narkotika jenis Sabu dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 jo Pasal 127 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik dengan ancaman hukuman yang diberikan paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.