BNNK KUNINGAN RINGKUS PENGEDAR SHABU


Seputarkuningan.com - 
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan menangkap seorang pengedar narkotika jenis shabu. Pengedar berinisial AJ Bin NN (30) warga Kecamatan Ciawigebang ditangkap BNNK Kuningan pada Rabu (10/6/2020) lalu di Jalan Raya Pagundan samping Lapang Bola Desa Pagundan Kecamatan Lebakwangi. Saat ditangkap, Tim Berantas BNNK Kuningan mengamankan 3 paket dan 1 paket kecil dengan berat kotor 2,26 gram.

Kepala BNNK Kuningan Edy Heriyadi mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah mendapat informasi, Tim Berantas BNNK Kuningan melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data serta pengintaian selama beberapa waktu. Setelah informasi tersebut dinyatakan valid, BNNK Kuningan pun langsung melakukan penangkapan.

"Penyelidikan ini sempat terhenti karena adanya PSBB, setelah ada kelonggaran PSBB maka Tim Berantas langsung menuju ke lapangan dan dapat mengamankan pelaku," kata Kepala BNNK Kuningan Edy Heriyadi saat menggelar jumpa pers di Kantor BNNK Kuningan Jalan Aruji Kuningan, Kamis (18/6/2020).

Saat ditangkap dan dilakukan penggeledahan, lanjut Edi, pelaku kedapatan membawa, memiliki dan menguasai narkotika golongan I yang diduga jenis shabu yang terbungkus plastik klip bening kecil yang disatukan ke dalam 1 bungkus plastik klip bening ukuran sedang dan terbungkus tisu yang disimpan di dasbor motor pelaku.

"Selain pengedar, pelaku juga mengaku sebagai pengguna narkotika tersebut. Awalnya sebagai pengguna ganja, kini beralih pengguna shabu," ujar Edi.

Dari keterangan pelaku, kata Edi, barang haram tersebut didapat dari AGD warga Jakarta yang tidak diketahui alamatnya dan pengambilan barang tersebut di NK alias KB yang berdomisili di Cirebon dengan cara tempel yaitu disimpan di suatu tempat kemudian pelaku mengambilnya. Sedangkan pembayarannya dilakukan melalui aplikasi pembayaran.


"Selain untuk digunakan sendiri, barang haram tersebut sebagial dijual dengan harga antara Rp 300 ribu hingga Rp 700 ribu," imbuh Edi.

Selain mengamankan paket shabu, BNNK Kuningan juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa 1 buah handphone, 1 unit sepeda motor yang digunakan tersangka, dan kunci motor serta STNK.

Kini BNNK Kuningan menjerat pelaku dengan pasal 112 Ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-undang 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.