AMBIL POHON MILIK PERHUTANI, SEORANG KAKEK DIPENJARA


Seputarkuningan.com - 
Sungguh tak diduga bagi KR (59) warga Desa Cilimusari, Kecamatan Cilebak, Kabupaten Kuningan jika perbuatannya mengambil kayu milik Perhutani akan menjerumuskan dirinya ke penjara. 

Kayu yang semula hendak dijualnya karena tidak memiliki uang untuk membawa cucunya berobat, membuat KR harus berurusan dengan polisi.

Menurut keterangan Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, tersangka diketahui menebang 2 buah pohon sonokeling di tanah milik Perum Perhutani pwtak 81 G RPH Cipakem BKPH Garawangi KPH Kuningan menggunakan satu buah chainshaw atau alat gergaji mesin. Kedua pohon tersebut dipotong-potong hingga menjadi sepuluh potong dengan ukuran yang bervariasi.

"Pelaku memotong 2 pohon sonokeling di tanah milik Perum Perhutani. Perbuatan tersangka diketahui oleh Polhut Perhutani. Kemudian tersangka bersama barang buktinya diamankan dan diserahkan kepada kami," kata Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik saat menggelar jumpa pers, Kemarin.

Tersangka mengangkut potongan pohon tersebut menggunakan 1 unit kendaraan Suzuki Futura DT 150 warna biru metalik dengan Nopol B-8070-SW yang turut diamankan bersama pelaku.

"Menurut keterangan pelaku, kayu tersebut akan dijual untuk biaya berobat cucunya yang sedang sakit," kata Kapolres.

Pelaku ditahan karena telah melanggar pasal 12 huruf a, b, c, d dan e jo pasal 82 ayat (1) huruf 1b, b, c dan atau pasal 83 ayat (1) huruf a dan b Undang-undang No. 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. Pelaku terancam hukuman paling singkat 1 tahun paling lama 5 tahun dengan denda paling sedikit 500 juta rupiah dan paling banyak 2,5 milyar rupiah. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.