PSBB HARI PERTAMA DI PASAR TANPA ADA PENGAWASAN


Seputarkuningan.com - Aktifitas di sejumlah pasar tradisional di hari pertama diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Kuningan relatif masih berjalan normal seperti biasa. Meski aktifitas pasar nampak normal, namun pedagang merasakan turunnya jumlah pembeli. 

Acuy, salah seorang pedagang di Pasar Baru Kuningan menuturkan sejak wabah virus corona terjadi, otomatis menyebabkan berkurangnya pembeli. Ditambah lagi dengan diberlakukannya PSBB yang menyebabkan berkurangnya jam operasional pasar. Dalam aturan yang diterapkan, jam operasional pasar tradisional du mulai pukul 24.00 Wib hingga pukul 12.00 Wib.

"Secara pribadi sih saya mengikuti aturan dari pemerintah. tapi, kalau di sini (Pasar Baru-Red) para pembeli mulai rame sekitar pukul 1 siang. Nah, kalau sekarang harus tutup jam 12 siang bagaimana kami dapat uang,"ujar Acuy kepada seputarkuningan.com, Rabu (6/5/2020).

Acuy mengaku, pendapatan dan pengeluaran yang terjadi sekarang tidak sesuai hingga dirinya merugi dan berkurangnya pendapatan.

"Hari ini saja saya belanja sayuran hingga Rp 1,5 juta tapi pendapatan yang saya terima Rp 800 ribu. sedangkan sayuran kan tidak bertahan lama," imbuh Acuy.

Acuy meminta kepada pemerintah daerah agar dapat mengkaji kembali jam operasional pasar. Acuy berharap dapat berdagang hingga pukul 15.00 Wib, pasalnya para pembeli biasanya berbelanja di atas pukul 12.00 Wib.

Pantauan seputarkuningan.com hingga pukul 12.30, para pedagang masih menggelar dagangannya. Sebagian dari pedagang lagi mulai membereskan dagangannya. Tidak tampak petugas baik dari polisi, TNI maupun pihak pemerintah daerah yang mengawasi pelaksanaan PSBB hari pertama di pasar tersebut. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.