APAKAH PSBB DI KUNINGAN AKAN DIPERPANJANG? BUPATI TUNGGU HASIL DARI PROVINSI


Seputarkuningan.com - Pemerintah Kabupaten Kuningan terus melakukan berbagai langkah strategis guna memutus penyebaran Virus Covid-19. Untuk mengambil berbagai kebijakan terkait kesehatan dan keselamatan seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan, Pemkab Kuningan melakukan Rapat Koordinasi dengan Jajaran Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kuninga di Pendopo  Selasa(19/05/2020). Rapat dihadiri oleh Bupati Kuningan, Sekda Kuningan, Dandim 0615 Kuningan, Kapolres Kuningan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Direktur RSUD 45 Kuningan, Ketua IDI Kuningan dan Kepala Pelaksana BPBD Kuningan.

Dalam rakor terbatas tersebut,  Bupati Kuningan Acep Purnama mengatakan, bahwa PSBB di Kabupaten Kuningan akan diperpanjang atau tidak, masih menunggu hasil koordinasi yang telah dilakukan dengan Pemprov Jabar. 

"Terkait penerapan PSBB, hari ini Provinsi sedang mengambil keputusan, hasilnya masih menunggu mungkin besok akan ada hasilnya. Kalau  saya setuju kalo PSBB untuk Kuningan masih akan berlanjut dengan beberapa pengecualian," kata Acep.

Acep merasa prihatin dengan adanya kasus Virus Covid-19 yang terjadi di Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya. Awal   yang terpapar  2 orang kini menjadi 11 orang dan sekarang 6 orangnya positif swab. Acep menegaskna,  bahwa mereka yang terpapar positif akan dievakuasi untuk di rawat.

Selain itu, Acep juga  menegaskan terkait tempat-tempat wisata lebaran tahun ini tetap ditutup. Pasalnya, Acep berharap pasca lebaran tidak ada kegiatan yang banyak mengundang massa.Acep mengakui, sulitnya mengendalikan masyarakat yang tampak berdesak-desakan di toko-toko modern.

"Hari ini saya akan mengeluarkan Surat Keputusan untuk semua toko-toko non sembako akan di tutup, seperti toko Yogya, Fajar, Terbit, Surya dan sebagainya, untuk yang menjual fashion apapun juga akan di tutup. Tetapi untuk marketnya yang menjual kebutuhan sehari-hari yakni sembako, silahkan tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan covid," tandas Acep.

Kemudian untuk toko emas, toko elektronik, toko handphone akan di tutup mulai jam 12 siang hari ini.  Acep berharap,  masyarakat tidak konsumtif untuk hal yang tidak penting ditengah wabah saat ini. Karena perlu disadari bersama, masih banyak saudara kita yang hidup dalam keprihatinan di situasi covid-19. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.