TNI-POLRI SIAP BANTU PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19


Seputarkuningan.com - Kepolisian Resor  Kuningan dan Kodim 0615 Kuningan akan ikut berperan dalam penanganan korban Covid-19. Nantinya, Polisi dan TNI ikut membantu tenaga medis untuk memakamkan korban terpapar virus covid-19. Sejumlah anggota Polres Kuningan dan Kodim 0615 Kuningan telah mengikuti Pelatihan Protokol Pemakaman Jenazah Covid-19 yang disimulasikan  oleh Petugas Pemulasara jenazah RSUD 45 Kuningan, di Aula Wira Satya Pratama Mapolres Kuningan, Kamis (16/4/2020). 

Dalam kegiatan tersebut, mereka diberi arahan bagaimana melakukan penanganan hingga pemakaman. Termasuk melengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD).


Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, didampingi Dandim 0615/Kuningan, Letkol Czi Karter Joy Lumi, mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya TNI dan Polri dalam membantu Tim medis menangani jenazah Covid-19 saat dimakamkan. 

"Kegiatan ini sebagai pelatihan untuk merefresh dan mengedukasi kembali kepada masyarakat dalam pemahaman keamanan pemakaman jenazah covid-19,karena dampak dari wabah ini orang meninggal pun jadi masalah," ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan,   saat ini ada beberapa kejadian, karena saking keterbatasan kekuatan paramedis yang menangani jenazah Covid-19, hingga tidak ada yang mau memakamkan jenazah,  karena ketakutan tertular virus. 

"Banyak warga juga takut memakamkan jenazah.  Maka ke depan,  kita dari TNI-Polri akan membantu rekan-rekan paramedis,  karena tugas mereka sangat banyak di garda terdepan penanganan Covid-19 ini," ujar Kapolres.

Nantinya, lanjut Kapolres, para Danramil dan Kapolsek akan turun ke masyarakat dan menyampaikan protokol pemakaman bagi jenazah covid-19.

"Nanti akan dibuat tim khusus pengamanan dan prosesi pemakaman jenazah Covid-19 dari TNI-Polri, di dearah kecamatan bekerjasama dengan puskesmas setempat. Juga petugas dari TNI-Polri untuk pemakaman ini akan mendapat training lengkap terkait protokol pemakaman jenazah Covid-19, "kata Kapolres.

Kodim dan Polres Kuningan ke depan akan memiliki tim khusus pemulasara dan pemakaman,  yang siap memback-up tenaga kesehatan.

"Kita berharap tidak ada pemakaman dan juga tidak ada pasien lagi. Kita berharap semuanya sembuh, dan tidak ada pasien Corona di Kuningan, " tandasnya. 

Terpantau dalam simulasi, para petugas yang mengenakan APD berlapis-lapis itu tetap semangat memulasara jenazah. Sebelum dimakamkan, jenazah Covid-19 dipulasara dengan prosedur keamanan dari penyebaran virus, seperti disemprot disinfektan, dibungkus kain kafan dan dibungkus plastik dua lapis.

Setelah dibungkus, jenazah Covid-19 dimasukkan ke dalam peti yang kemudian diteruskan dengan prosesi pemakaman dengan protokol kesehatan yang ketat. (Elly Said)

No comments

Powered by Blogger.