SEBELUM DITERAPKAN PSBB, PEMKAB KUNINGAN ADAKAN SOSIALISASI. INI TEMPATNYA


Seputarkuningan.com - Pemerintah Kabupaten Kuningan akan melakukan sosialisasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebelum resmi diberlakukan pada Rabu tanggal 6 Mei 2020 nanti. Menurut salah seorang Juru Bicara Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan Agus Mauludin, dalam pelaksanaan PSBB di Kabupaten Kuningan tidak semua wilayah akan diberlakukan, kemungkinannya hanya 10 kecamatan yang akan diberlakukan PSBB. 

"Rencana PSBB ini hasil rapat melalui vicon bersama Gubernur Jawa Barat dan Pak Bupati menyetujuinya. PSBB ini akan diterapkan di seluruh Jawa Barat," ujar Agus, Kamis (30/4/2020).

Agus menambahkan, mulai Jum'at (1/5/2020) akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan PSBB ini. B upati Kuningan telah membuat Surat Undangan kepada para pihak yang berhubungan dengan pelaksanaan PSBB tersebut, diantaranya Forkopimda, Sekda Kuningan, para Asisten Daerah, dan SKPD terkait.

Selain itu, ada pula 10 Camat yang mendapat tembusan surat undangan sosialisasi dari Bupati Kuningan tersebut. Mereka adalah Camat Kuningan, Darma, Kramatmulya, Cilimus, Maleber, Ciawigebang, Cibingbin, Luragung, Kadugede dan Subang.

Terlihat dalam lampiran surat tersebut, rencana sosialisasi pelaksanaan PSBB akan dilaksanakan oleh dua tim di beberapa pasar tradisional di Kuningan. Beberapa pasar sasaran lokasi sosialisasi adalah Pasar Ciawigebang, Pasar Luragung, Pasar Cibingbin, Pasar Maleber, Pasar Kramatmulya dan Pasar Cilimus. Kemudian lokasi sosialisasi lainnya adalah di Pasar Baru Kuningan, Pasar Kepuh Kuningan, Pasar Ancaran, Pasar Kadugede, Pasar Darma dan Pasar Subang.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Kuningan, kata Agus,  pelaksanaan PSBB sebenarnya sudah tergambar dari pelaksanaan KWP yang sudah dilakukan beberapa pekan ini.

"Pelaksanaannya seperti KWP saja, hanya ada penegasan-penegasan untuk beberapa kegiatan masyarakat, kegiatan keagamaan, dan hal lain yang menimbulkan kerumunan. Sehingga agar tidak terjadi kesalahfahaman atau kontroversi di masyarakat, ini perlu disosialisasikan dulu, " paparnya.

Beberapa pertimbangan wilayah yang akan diberlakukan PSBB adalah contohnya untuk wilayah yang memiliki tingkat penyebaran kasus yang tinggi, aktivitas masyarakat tinggi, dan jumlah pemudiknya tinggi.  Pelaksanaan PSBB ini pun, kata Agus, akan diperpanjang waktunya, antara mulai pukul 16:00 WIB hingga 06:00 WIB pagi atau bahkan  mulai pukul 14:00 WIB hingga pukul 06:00 WIB pagi. (Elly Said)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.