LIBATKAN OJOL DAN PT POS, BANSOS COVID-19 DISALURKAN KE 15.695 RTS


Seputarkuingan.com - Puluhan pengemudi ojek online dan petugas pos mulai mendistribusikan paket sembako bagi warga Kabupaten Kuningan  yang ekonominya terdampak virus Corona Covid-19. Pendistribusian bantuan sosial Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu ditandai dengan pelepasan yang dilakukan oleh Bupati Kuningan Acep Purnama.

Bupati Kuningan melepas puluhan pengemudi motor di Halaman Setda Kabupaten Kuningan, Senin (27/4/2020).
Para pengemudi tersebut membawa paket senilai Rp500 ribu dari Pemprov Jabar yang terdiri dari sembako senilai Rp350 ribu dan uang tunai Rp150 ribu.

"Kepada mereka dari kelompok ekonomi 40 persen terbawah akan dibantu oleh sembilan pintu pertolongan yang salah satunya bantuan dari Pemprov Jabar yang sekarang disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan ojek online kepada warga yang terdampak," kata Acep.

 Acep  mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai langkah pemerintah dalam melindungi kehidupan dan penghidupan masyarakat dari dampak pandemi Corona. Untuk Kabupaten Kuningan, disampaikan Bupati, jumlah penerima bantuan sebanyak 15.695 RTS (Rumah Tangga Sasaran).

“Untuk tahap pertama bantuan akan disalurkan kepada 10.743 RTS, sehubungan data itu diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) PUSDATIN Kemensos RI. Maka untuk sisanya masih dalam proses verifikasi dan validasi di Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat,” papar Acep.
Acep juga mengucapkan terima kasih kepada PT. Pos sebagai mitra dalam penyaluran bantuan tersebut bersama ojek online. Acep berharap, penyaluran tersebut bisa berjalan dengan lancar.
“Pada kesempatan ini saya berpesan kepada para petugas pos dan ojol untuk berhati-hati di jalan, jaga amanah untuk mengantar bantuan ini dengan utuh sampai kepada mereka yang berhak. Dan kepada pihak PT. Pos kami sampaikan terima kasih atas terselenggaranya penyaluran ini serta melaporkan hasil kegiatan ini kepada Dinas Sosial Kabupaten Kuningan,”ujar Acep.
Untuk mencegah kemungkinan timbulnya kerawanan pada saat penyaluran bantuan, Acep mengajak seluruh pihak untuk melakukan penanganan terhadap setiap gangguan pada saat penyaluran.
Sementara, Kepala Kantor Pos Kuningan, Alif, mengemukakan, Berdasarkan hasil kesepakatan antara Pemprov Jabar, Perum Bulog dan PT Pos, pihaknya hanya berkewajiban untuk mendistribusikan bantuan kepada RTS sesuai data dari Dinas Sosial dengan dibantu ojek online sebagai mitra penyaluran sesuai arahan Gubernur Jawa Barat.
“Untuk prosedur penyerahannya, selain si penerima bantuan harus memperlihatkan KTP, kita juga akan memfoto si penerima sesuai dengan data yang dimiliki. Untuk target waktu pendistribusian 2 minggu ini harus selesai, lebih cepat lebih baik,” pungkas Alif. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.