INI BESARAN DANA DESA UNTUK BLT DAMPAK COVID-19


Seputarkuningan.com - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan  tengah menunggu Peraturan Bupati Kuningan terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari Dana Desa (DD). BLT tersebut untuk menanggulangi warga yang terdampak virus Corona atau COVID-19.

"Kami masih menunggu Perbup sebagai pelaksana  bahwa dari DD itu sebagian bisa dialokasikan menjadi BLT bagi warga yang terdampak Covid-19," ujar Kadis DPMD Kabupaten Kuningan melalui Kabid Pemdes Ahmad Faruk kepada seputarkuningan.com, Rabu (22/4/2020). 

Faruk menjelaskan, untuk besaran bantuan tersebut disesuaikan dengan jumlah DD yang didapat di masing-masing desa. Menurutnya bilamana masih terdapat warga yang masuk dalam kategori dan belum mendapatkan bantuan, desa tersebut dapat menambahkan jumlah persentase bantuan dari DD.

"Untuk besarnya tergantung dari DD di masing-masing desa. Yang DD-nya di bawah 800 juta itu (mengalokasi Dana Desa untuk BLT maskimal) sebesar 25 persen, 800 juta sampai 1,2 miliar itu 30 persen, kemudian di atas Rp 1,2 miliar  itu 35 persen. Nantinya dituangkan dalam perubahan anggaran di desa," ujar Faruk.

Yang berhak menerima BLT Dana Desa, kata Faruk, pertama masyarakat miskin, kemudian yang belum terdata. Lalu masyarakat yang kehilangan mata pencaharian, belum dapat PKH, belum dapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bahkan yang belum dapat kartu prakerja. 


"Bantuan ini tidak boleh tumpang tindih, setiap KK harus mendapatkan hanya satu bantuan," kata Faruk. 

Hal ini sesuai dengan peraturan Kemendes PDTT yang telah melakukan perubahan Peraturan Menteri Desa PDTT No. 11 Tahun 2019 tentanf prioritas penggunaan dana desa yang dirubah menjadi Peraturan Menteri Desa PDTT No. 6 tahun 2020. Perubahan peraturan ini ditujukan untuk mengatur penggunaan DD guna mendukung pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19. Selain itu, peraturan ini juga memuat aturan padat karya tunai desa dan bantuan langsung tunai dana desa.

Hal senada diungkapkan Sekda Kabupaten Kuningan Dian Rahmat Yanuar, bahwa BLT yang bersumber dari anggaran DD penggunaannya disesuaikan dengan jumlah anggaran DD yang diterima.

"Besaran BLT ini sebesar Rp 600.000 yang akan diberikan selama 3 bulan berturut-turut dalam bentuk tunai," ujar Dian.

Dian meminta  semua elemen  masyarakat untuk ikut serta melakukan pengawasan dalam BLT ini. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.