CEGAH VIRUS CORONA, 32 WARGA BINAAN LAPAS KUNINGAN DIBEBASKAN


Seputarkuningan.com - Sebanyak 32 warga binaan Lapas Kelas II A Kabupaten Kuningan dibebaskan setelah menerima asimilasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 (Virus Corona).

Pembebasan tersebut menindaklanjuti Permenkumham no. 10 tahun 2020 tentang tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapida dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 tersebut diberikan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di dalam lapas. Sehingga 32 warga binaan Lapas Kelas II A Kuningan bisa menghirup udara bebas setelah mendapat SK pembebasan bersyarat atau cuti menjelang bebas.

"Hari ini kita melaksanakan asimilasi bagi warga binaan sebanyak 29 orang. Kemarin sudah ada 3 orang yang keluar. Sesuai dengan Permenkumham no. 10 tahun 2020 mereka merupakan narapidana kasus tindakan hukum yang tidak berat," kata  Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan Gumilar Budirahayu kepada seputarkuningan.com, Kamis (2/4/2020).

Mereka, lanjut Gumilar, akan menjalani pembinaan sendiri di rumah sambil menunggu SK pembebasan bersyarat atau Cuti bersyarat selesai. Warga binaan yang berhak mendapatkan asimilasi di rumah adalah mereka  yang telah menjalani setengah dan dua pertiga masa tahanan sampai 30 Desember 2020.

"Kami mengeluarkan narapidana untuk pelaksanaan asimilasi di rumah itu yang sudah terbit SK Pembebasan Bersyaratnya dan SK Cuti Bersyaratnya," ujar Gumilar. 


Selanjutnya, warga binaan yang telah dipulangkan itu juga tidak bisa bebas keluar rumahnya. Selama beberapa bulan masa asimilasi, mereka tetap dipantau oleh Balai Pemasyarakatan setempat agar tetap berada di rumahnya. 
Hal itu karena alasan dilepaskannya para warga binaan adalah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Upaya tersebut tak hanya di dalam Lapas, tapi juga di lingkungan rumah mereka masing-masing. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.