BERPLAT HITAM, POLISI AMANKAN PULUHAN TRAVEL GELAP KUNINGAN-JAKARTA


Seputarkuningan.com - Jajaran Satlantas Polres Kuningan menertibkan angkutan umum berplat hitam. Petugas berhasil mengamankan 20 mobil travel jurusan Kuningan-jakarta. Selain ditilang, para pengemudi ini mendapat teguran keras untuk tidak mengangkut pemudik selama pandemi corona belum selesai.

Teguran tersebut disanpaikan langsung Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, di hadapan para pengemudi di Halaman Parkir Mapolres Kuningan, Selasa (14/4/2020). Kapolres menegaskan kepada para pengemudi untuk tidak mengangkut penumpang semala pandemi Virus Covid-19.

"Penertiban travel gelap ini termasuk dalam Operasi Aman Nusa untuk penanganan dan  pencegahan Covid-19 terutama di wilayah Kabupaten Kuningan. Hasil pemantauan kami, travel gelap dapat mengangkut pemudik dalam 1 hari sebanyak dua kali dan hari ini ada sekitar 20 travel gelap yang kami amankan," ujar Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik usai memberikan teguran kepada para pengemudi yang didampingi Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Rizky Syawaludin Akbar dan Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Dhanu Raditya Atmaja.

Selain mendapat surat tilang, para pengemudi ini juga membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan mengangkut penumpang selama pandemi virus covid-19 hingga waktu yang tidak ditentukan. 

"Mereka diduga beroperasi dengan tidak mengindahkan himbauan social distancing. Penumpang yang diangkut seringkali melebihi kapasitas,  ini kan sangat beresiko di masa pandemi Covid-19, " kata Kapolres.

Kepada para pengemudi,  Kapolres menegaskan agar tetap berdiam diri di rumah masing-masing, jangan coba-coba nekat beroperasi mengangkut pemudik. Apalagi,  rute tempat meteka mengambil penumpang adalah berasal dari kota-kota yang tercatat sebagai zona merah Covid-19.

"Jumlah pemudik yang masuk Kuningan sudah lima puluhan ribu,  mereka saat ini sedang masa karantina mandiri selama 14 hari. Diharapkan tidak ada penambahan lagi demi tertib penanganan Covid-19 yang sedang digencarkan saat ini,  " tandas Kapolres. 

Kapolres menegaskan, jika mobil-mobil tersebut masih nekat beroperasi maka pihaknya tidak akan segan-segan untuk bertindak lebih tegas dan mobilnya akan di "kandangkan". 
"Pasal yang dikenakan kepada mereka adalah UULAJ Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 308 huruf c dan d, junto Pasal 173 tentang izin trayek yang menyimpang dan terkait Izin Penyelenggaraan Angkutan Orang Tidak Dalam Trayek Mengenai Alih Fungsi Mobil Pribadi Menjadi Angkutan Umum, "imbuh Kapolres. (Elly Said)


No comments

Powered by Blogger.