AKIBAT COVID-19, PEDAGANG PASAR KELUHKAN OMZET ANJLOK


Seputarkuningan.com - Para pedagang di pasar menjadi salah satu pekerjaan yang terdampak oleh adanya wabah virus corona. Rata-rata omzet harian para pedagang tersebut turun lebih dari 50 persen.

Salah satunya diungkapkan oleh Ade Heri (33), salah seorang pedagang daging di Pasar Baru Kuningan. Ade mengaku penjualannya menurun dalam seminggu terakhir. Menurutnya, kedatangan pengunjung ke pasar juga semakin berkurang sejak diberlakukannya imbauan berdiam diri di rumah.

Ade mengatakan, biasanya setiap hari mampu menjual dagangannya sebanyak 50 kg, akan tetapi akibat adanya wabah virus corona ini hanya mampu menjual 10 kg hingga 15 kg per harinya.


"Penjualan menurun, pengunjung juga. Pemasukan tentu saja berkurang hingga 50%. Biasanya bisa jual 50 kg sekarang paling banyak 15 kg. Kondisi seperti ini sudah semingguan," ujar Ade kepada seputarkuningan.com, Selasa (24/3/2020).

Padahal, kata Ade, harga daging yang dijualnya tidak mengalami kenaikan masih harga normal yaitu sekitar Rp 110.000 hingga Rp 115.0000 per kilogramnya.

Tak hanya Ade,  pedagang ikan segar di Pasar Baru pun, mengaku penjualannya juga terdampak oleh wabah covid-19. 

"Penjualan turun sih, tapi mau bagaimana lagi," ujarnya.

Pantauan seputarkuningan.com di lokasi, tampak sebagian para pedagang memilih tutup lebih cepat dan suasana pasar pun tampak lengang. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.