WARGA TERSERANG DBD, DINKES KUNINGAN LAKUKAN FOGGING

Petugas saat melakukan fogging

Seputarkuningan.com - Di musim penghujan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menyerang warga. Setelah adanya laporan sebanyak enam orang warga terserang DBD, maka Pemerintah Daerah  melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan melakukan fogging di lingkungan Ciharendong Kelurahan Cigintung Kecamatan/Kabupaten Kuningan, Selasa (21/1/2020). 

Berbekal alat fogging, dua petugas menyisir setiap rumah warga. Setiap sudut ruangan baik di dalam hingga bagian belakang rumah, tak luput dari pengasapan atau fogging.

“Kami mendapatkan laporan dari Ketua RT, bahwa di lingkungan Ciharendong Kelurahan Cigintung ada warga yang teridentifikasi terserang DBD,” kata Lurah Cigintung  Ono Haryono saat dimintai keterangan persnya.

Ono menyebutkan, ada sebanyak enam warga di Lingkungan Ciharendong yang terserang penyakit DBD. Bahkan lima warga yang diserang penyakit DBD itu masih anak-anak dibawah umur.

“Jadi lima orang itu anak-anak, usia paling kecil empat tahun dan paling besar 14 tahun. Kemudian satunya merupakan orang dewasa diatas 30 tahun,” ujar Ono.


Selain mengajukan surat untuk dilakukan Fogging kepada Dinas Kesehatan, Ono mengaku, telah mengeluarkan himbauan agar seluruh warga di Kelurahan Cigintung dapat menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. Sebab poin penting dalam antisipasi serangan nyamuk ini adalah kebersihan yang terjaga.

“Kami berharap agar tidak ada lagi kejadian ini, setelah dilakukan fogging. Sehingga tidak jatuh korban lagi yang terserang penyakit DBD di kelurahan kami,” harap Ono.

Sementara salah seorang warga RT08 RW03 Lingkungan Ciharendong Kelurahan Cigintung Kecamatan/Kabupaten Kuningan, Yanti (38) membenarkan, jika kedua anaknya sempat dirawat di rumah sakit selama lima hari. Namun kondisi saat ini semakin membaik, dan telah dipulangkan kerumah.

“Iya ada dua anak saya sempat dirawat di rumah sakit selama lima hari. Sebelumnya panas empat hari, panasnya tidak turun-turun, terus saya bawa ke rumah sakit,” kata Yanti.

Dia menceritakan, hasil diagnosa petugas medis rumah sakit menyampaikan jika kedua anaknya terserang penyakit DBD.

“Kata dokternya kena DBD, kalau bintik-bintik di tangan sih gak ada, pas sudah masuk rumah sakit baru keluar bintik-bintiknya. Tapi Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah membaik," pungkas Yanti. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.