POLISI HENTIKAN KASUS SAWIN, KAPOLRES : KAMI KEDEPANKAN "PROBLEM SOLVER"

Warga Desa Luragung Landeuh saat menyegel Lokasi Galian
Seputarkuningan.com - Polres Kuningan akhirnya menghentikan proses penyidikan  kasus penggembokan portal lokasi galian yang dilakukan Sawin warga Desa Luragung Landeuh Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan yang dilaporkan oleh pengusaha galian dengan tuduhan telah melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) pasal 162.  

Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan membenarkan hal tersebut. Menurut Kapolres, hal tersebut dilakukan atas beberapa pertimbangan hingga kasus Sawin tidak sampai ke pengadilan.


" Kami tentunya lebih mengedepankan sebagai problem solver (Pemecahan masalah dengan cara tertentu-Red) terkait kasus ini. Kami akan cari solusi terbaik dalam penyelesaian konflik galian yang ada di Desa Luragung Landeuh," ujar Kapolres kepada seputarkuningan.com saat dimintai keterangannya, Kemarin.

Pihaknya akan menyelesaikan persoalan galian pasir di Desa Luragunglandeuh tersebut dengan cara-cara tertentu sehingga tidak perlu harus berujung di meja pengadilan.

Sementara itu, Ketua AMPEL Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasinya kepada Polres Kuningan yang telah menghentikan kasus Sawin.

" Kami mendatangi kembali Polres Kuningan untuk bertemu dengan Kasat Reskrim dan meminta agar kasus ini dihentikan. Karena apa yang kami lakukan adalah semata-mata untuk membela desa kami dari kerusakan lingkungan yang akan ditimbulkan dengan adanya galian pasir," ujar Iwan.

Namun demikian, dengan dihentikannya proses hukum terhadap Sawin tidak menyurutkan semangat warga Luragunglandeuh untuk menolak keberadaan galian pasir di desanya.  (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.