OPEN BIDDING, BUPATI KUNINGAN BANTAH ISU ADANYA "PUTRA MAHKOTA"

Bupati Kuningan H.  Acep Purnama

Seputarkuningan.com - Munculnya isu adanya "putra mahkota" yang digadang-gadang akan menjadi pemenang pada pelaksanaan open bidding dibantah oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama. Acep membantah adanya anggapan "putra mahkota" yang akan menduduki jabatan yang kosong. Menurutnya hal itu tidak beralasan, malahan dengan adanya open bidding anggapan tersebut tidak perlu ada.

( Baca : https://www.seputarkuningan.com/2020/01/jangan-ada-putra-mahkota-saat-open.html )

" Kata siapa ada "putra mahkota" nih jangan percaya pada isu-isu. Ini kan open bidding bukan close bidding," tegas Acep.

Bahkan, kata Acep, saat ini dirinya sudah mengirimkan surat kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)  meminta ijin untuk melaksanakan open bidding. Pasalnya, lanjut Acep, ada 11 jabatan tinggi pratama yang mengalami kekosongan.

Acep menambahkan, pada pelaksanaan open bidding nantinya aakan diumumkan selama 15 hari kerja. Nanti yang mendaftar itu harus lebih dari 3 atau minimal 4, ketika pendaftar kurang dari 4 maka waktu pendaftaran akan dibuka kembali.

" Setelah melalui seleksi nantinya tinggal 3 orang pendaftar. Setelah  ada 3 nanti saya yang milih. Malahan sekarang saya membuat sistem baru bahwa 1 orang pendaftar bisa mengikuti seleksi untuk 2 jabatan," imbuh Acep.

Untuk Panitia Seleksi, itu terdiri dari para profesor, doktor,  praktisi perguruan tinggi, juga ada pisikolognya. Para pendaftar open bidding nantinya diwajibkan membuat makalah.

" Seleksinya ketat ini, "nyaanan" (beneran-Red) ini," pungkas Acep. (Elly Said)

No comments

Powered by Blogger.