PERALIHAN CUACA, WARGA DIMINTA WASPADAI POHON TUMBANG




Seputarkuningan.com – Hujan yang turun tiba-tiba beberapa hari terakhir ini merupakan peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Pada masa peralihan ini memang wajar jika turun hujan lebat dengan durasi singkat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan Agus Mauludin mengatakan, mulai Desember ini sudah mulai memasuki musim penghujan dan intensitasnya akan terus naik. Musim hujan diprediksi puncaknya Januari hingga Maret 2020.

“Laporan yang kami terima dibeberapa titik terjadi pohon tumbang, selain usia pohon sudah tua karena memang curah hujan juga cukup lebat disertai angin kencang. Pada perubahan cuaca kali ini kondisinya hujan akan turun tiba-tiba dengan durasi yang tidak terlalu lama disertai angin kencang,” ujar Agus Mauludin.

Agus menyebutkan, imbauan sudah dilakukan bahkan bupati dan sekda sendiri terus mengingatkan masyarakat yang beraktivitas untuk lebih berhati-hati. Bagi pengendara motor maupun mobil untuk menghindari aktivitas di bawah pohon, karena tidak ada yang tahu pohon itu akan tumbang atau tidak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan yang juga Kepala BPBD Dian Rachmat Yanuar mengatakan, menghadapi masa peralihan cuaca masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Perlu kiranya melakukan langkah antisipatif masyarakat untuk membersihkan sungai dan saluran air dari sampah.

“Saya mengimbau kesadaran masyarakat, jangan menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah tetapi harus ada kesadaran kolektif masyarakat. Bagi yang dihalaman rumahnya terdapat pohon, segera periksa tingkat keretakan dan usianya untuk menghindari pohon tumbang, jika ada pohon yang tidak kuat menahan angin kencang sebaiknya segera ditebang,” kata Dian.

Sementara itu, Bupati Kuningan Acep Purnama mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup untuk memeriksa seluruh pepohonan dikhawatirkan sudah ada yang lapuk. Jika ditemukan yang sudah lapuk, pohon tersebut segera ditebang saja.

“Dalam waktu yang cepat, pohon tersebut segera diganti. Bagi pohon yang ada di ruas jalan provinsi dan nasional, saya akan berkirim surat. Saya melihat seluruh pohon yang ada di Kuningan harus sudah dilakukan peremajaan, rencananya saya akan ganti dengan pohon trembesi. Jadi nanti akar pohon tersebut tidak akan merusak disekitarnya,” ujar Acep Purnama. (Agus Maulani)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.