PASANG ANTENA, 1 TEWAS KESETRUM DAN 2 LAINNYA DILARIKAN KE RUMAH SAKIT



Salah seorang korban yang kesetrum

Seputarkuningan.com - Tiga orang pemuda mengalami nasib naas saat akan memasang antena UHF di salah satu rumah yang lokasinya dekat dengan gardu listrik jalur Desa Sukamulya-Desa Mekarmulya. Ketiga pemuda tersebut adalah  Irfan Hilmi (19 tahun), Faisal (25 tahun), keduanya warga Rt 02 Dusun Pahing, dan Vika bin Ojo (19 tahun), warga Rt 06 Dusun Kaliwon, Desa Sukamulya, Kecamatan Garawangi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Kamis (19/12/2019) siang, ketiga pemuda tersebut diketahui sedang memasang antena televisi di dekat sebuah Toko Obat yang ada di Dusun Pahing Desa Sukamulya.

Diduga akibat kewalahan saat memegang besi antena yang sedang mereka pasang, tiba-tiba besi antena yang menjulang tinggi itu, tersangkut kabel tegangan tinggi milik PLN.

Menurut salah seorang warga setempat, Husen (40 tahun), mengatakan akibat kejadian tersebut, salah seorang di antara ketiganya, Vika  Bin Ojo tewas seketika di lokasi kejadian. 

"Yang dua lagi, Irfan dan Faisal, saat ini dalam keadaan kritis di rumah sakit, " ujar Husen.

Sementara itu Kapolsek Garawangi AKP Herbudiman saat dihubungi melalui sambungan selular membenarkan kejadian tersebut. 

Menurut Kapolsek, kejadian terjadi sekitar pukul 12.20 Wib saat ketiga orang pemuda tersebut akan memasang antena UHF.

" Karena beban tiang antena berat yang terbuat dari besi, tiang tersebut menimpa kabel listrik yang tidak jauh dari lokasi," ujar Kapolsek.

Satu orang meninggal dunia dan dua lainnya masih dirawat di rumah sakit KMC Kuningan. Korban meninggal bernama Vika Bin Ojo.

" Saat ini kedua korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit," pungkas Kapolsek. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.