SOPIR ANGKOT DEMO, PENUMPANG TERLANTAR



Seputarkuningan.com – Dampak aksi sopir angkutan kota (angkot) melakukan unjuk rasa di Kabupaten Kuningan, membuat penumpang terlantar. Bahkan ketika ada penumpang yang sudah naik angkot diturunkan kembali. Tak terlihat kendaraan dinas kepolisian, Dishub, Satpol PP ataupun  bus sekolah sebagai armada pengganti.

Salah seorang penumpang asal Ciawigebang, Winda mengatakan, pihaknya belum mengetahui rencana demo angkot. Harusnya ada pemberitahuan dulu tiga hari sebelumnya kalau mau mogok beroperasi.

“Kalau tau mau begini lebih baik saya bawa motor dari rumah, kaget juga sih orang udah naik. Kok diturunin lagi padahal saya mau ke kota. Demo soal apa saya gak tahu, harusnya kalau mau mogok beroperasi gini ada pemberitahuan dulu ke masyarakat karena tidak semua masyarakat menggunakan jasa transportasi online,” ujar Winda, Selasa (19/11/2019).

Pantauan seputarkuningan.com di lapangan, banyak warga terpaksa berjalan kaki karena tak ada layanan angkutan pengganti dikala angkot mogok beroperasi. Bahkan, tak sedikit warga yang sudah naik angkot dipaksa diturunkan lagi.

Seperti yang sudah beredar sejak kemarin, para pengemudi angkot akan melakukan audiensi ke gedung DPRD Kabupaten Kuningan untuk menyampaikan tujuh tuntutan yang diantaranya mengusut pembubaran organda dan pembebasan biaya KIR.

Dari surat tuntutan yang beredar, Paguyuban Angkot Kuningan (PAKU) akan melakukan audiensi ke Gedung DPRD Kuningan dengan titik kumpul di Bundaran Cijoho pukul 08.00 Wib. Sejak pagi, di jalur Ancaran angkot 06-10 tak terlihat hilir mudik ke arah kota. Akibatnya para penumpang yang biasa menggunakan jasa angkutan umum ini terlantar. (Agus Maulani)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.