MERAH PUTIH DARI KUNINGAN UNTUK INDONESIA



Bupati Kuningan Acep Purnama saat melepas Parade Merah Putih

Seputarkuningan.com - Forum Milenial Kabupaten Kuningan bersama Komunitas pemuda dan tokoh lintas agama, menggelar parade merah putih dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda tahun 2019.

" Kami kembali mengingatkan sejarah 1928 dimana menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Sehingga nilai-nilai itu perlu untuk terus dikampanyekan dalam menyikapi suasana kebangsaan saat ini. Nilai-nilai persatuan dan kesatuan hendaknya menjadi pilar yang terus digelorakan karena Bangsa Indonesia bukanlah hanya terdiri dari satu suku atau budaya saja," ujar Ketua Panitia Parade Merah Putih Sella Desianasari kepada Seputarkuningan.com, Minggu (20/10/2019).

Tujuan penyelenggaraan parade merah putih ini, kata Sella,  adalah untuk menggelorakan terus nilai persatuan dan kesatuan agar dapat kembali mempererat persatuan sebagai anak bangsa dan menambah kecintaan terhadap kebhinekaan Indonesia dengan keberagaman budaya, suku, ras, dan agama serta yang paling utama adalah untuk merajut persatuan  dalam kebhinekaan demi keutuhan Negara kesatuan Negara republik Indonesia. 

" Kegiatan yang bertemakan Parade Merah Putih kami jaga NKRI ini merupakan sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat secara luas untuk sama sama kita menjaga NKRI dan membangkitkan rasa semangat persatuan Nasional. Dengan menghadirkan para kaum milenial dari berbagai komunitas untuk menunjukan bahwa kita masih sangat menjaga nilai tersebut," imbuh Sella.

Kegiatan Parede merah putih Dari Kuningan Jawabarat Untuk Indonesia ini dilaksanakan pada hari Minggu (20/10/2019) dilepas oleh Bupati Kuningan Acep Purnama.  Seluruh komunitas yang hadir berjalan di area carfreeday dimulai di Taman Dahlia sampai ke Taman Kota Kabupaten Kuningan. Tiba di Taman Kota, dilakukan pembacaan ikrar persatuan dan kesatuan dan doa kebangsaan. Disajikan pula akustik lagu lagu kebangsaan yang akan menggelorakan masyarakat untuk sadar pentingnya selalu menjaga nilai nilai persatuan dan kesatuan walaupun berbeda beda. Seluruh peserta yang hadir mencapai 500 orang. (Elly Said)

  


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.