YANUAR PRIHATIN SALURKAN BEASISWA BIDIKMISI DI UNIKU



Seputarkuningan.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan X (Kuningan, Pangandaran, Ciamis dan Banjar) Yanuar Prihatin menyalurkan alokasi khusus anggota DPR RI untuk beasiswa Bidikmisi yang diperuntukan 20 orang mahasiswa.

Penyaluran itu dilakukan Yanuar Prihatin pertama kalinya di Universitas Kuningan dengan besaran penyaluran sesuai kebutuhan yang ditentukan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Penyerahan itu dilakukan secara simbolis kepada Rektor Uniku Dikdik Harjadi pada kegiatan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru, Senin (9/9/2019).

Anggota DPR RI Dapil X Yanuar Prihatin mengatakan, untuk besaran beasiswanya disesuaikan kebutuhan yang ditentukan oleh kementerian karena memang sudah ada aturannya. Kuota sendiri diserahkan pada 20 orang, mudah-mudahan ke depan bisa bertambah kuota penerimanya karena ini juga masih berproses.

“Hal ini juga masih dalam pembahasan ditingkat pusat, penyaluran beasiswa Bidikmisi ini persyaratannya harus kampus dan mahasiswa yang memenuhi syarat guna mendapatkan beasiswa tersebut, kalau penyaluran alokasi dari anggota DPR RI untuk kampus baru pertama kali kami lakukan,” ujar Yanuar Prihatin.

Dikatakan Yanuar, kalau untuk sekolah dari mulai tingkat SMP hingga SMA beasiswanya sudah berjalan. Tentu penyaluran beasiswanya harus diketahui pihak kampus, pihak kampus mencari mahasiswa mana yang berhak mendapatkan beasiswa bidikmisi itu.

“Tetapi pada dasarnya ujung-ujungnya akan sampai kepada mahasiswa, kami berharap penyaluran beasiswa ini dapat mengatasi kesulitan terutama dalam pembiayaan. Kemudian bisa memotivasi mahasiswa agar lebih giat dalam belajar dan penerima beasiswa harus mampu menunjukan bahwa dirinya bisa berprestasi,” kata Yanuar.

Yanuar menegaskan, penerima beasiswa harus mahasiswa baru dan betul-betul kurang dalam pembayaran keuangan kampus. Kalau dari prestasi semua orang bisa berprestasi, paling tidak dari sudut pandang ekonomi.

“Jadi disini pihak kampus harus transparan dalam penyerahan beasiswanya, kami mohon doanya mudah – mudahan ke depan pemberian beasiswanya bisa ditambah kuotanya,” ujarnya. (Agus Maulani)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.