PASUKAN BRIMOB DIPERBANTUKAN PADAMKAN API DI CIREMAI




Seputarkuningan.com – Sebanyak dua pleton satuan setara kompi Brimob detasemen Cirebon Polda Jabar dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan mendekati puncak Gunung Ciremai. Pasukan Brimob diberangkatkan melalui jalur pendakian Ciremai Pos Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Kamis (8/9/2019).

Wakil Komandan Kompi 1 Brimob Batalyon Cirebon Inspektur Satu Taryat mengatakan, Brimob dilibatkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan di Gunung Ciremai. 60 personil diterjunkan misinya untuk membantu pemadaman bisa berupa membuat alur sekat bakar.

“Secara kemanusiaan kami membantu apa yang bisa diatasi dalam menangani kebakaran hutan, mudah-mudahan dengan kehadiran Brimob proses pemadaman bisa cepat dipadamkan sehingga tidak meluas ke area yang lebih luas lagi,” ujar Iptu Taryat.

Di lapangan, Taryat menyebutkan, anggota dibekali alat manual seperti cangkul dan perlengkapan lainnya serta kerjasama dengan intansi pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, Polres Kuningan, Kodim 0615/Kuningan, dan lembaga sosial masyarakat Akar.

“Bantuan operasi di lapangan tidak bisa kami prediksi sampai kapan selesainya, mungkin sampai kobaran api sudah padam. Secara logistik kami sudah siap, dari satuan pun perlengkapan dibawa masing – masing personil, minimal untuk tiga hari kedepan sudah siap,” kata Taryat.

Sementara itu, logistik baik makanan maupun peralatan sudah di drop sejak pagi ke lokasi kebakaran sekitar area Gua Walet ketinggian 2.950 meter diatas permukaan laut (mdpl). BPBD Kabupaten Kuningan juga sudah mendirikan posko kebakaran di pos Palutungan serta menyiapkan logistik untuk kebutuhan petugas di lapangan.

Para relawan pun terus berdatangan untuk membantu petugas lainnya guna melakukan upaya pemadaman agar kobaran api tidak meluas ke areal lainnya. Hingga sore ini kobaran api masih menyala, petugas sendiri masih melakukan mapping area.

Hasil mapping area diatas akan dilaporkan ke posko utama di pos Palutungan, untuk menentukan diperlukan atau tidak helikopter 'water bombing' digunakan dalam pemadaman api di lereng puncak Ciremai. Dikabarkan pula Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Panglima Kodam Jabar meninjau langsung melalui jalur Apuy, Majalengka, Jawa Barat. (Agus Maulani)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.