LUAR BIASA ! KARYA SENI NAPI BINAAN LAPAS KUNINGAN BERNILAI HINGGA JUTAAN

Ka Lapas Kuningan saat menunjukkan hasil karya napi binaan



Seputarkuningan.com - Pada kegiatan pemberian remisi kemerdekaan dirgahayu 74 tahun Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kuningan, nampak berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini, Lapas Kelas II A Kuningan selain memberi remisi kemerdekaan pada para narapidana juga mempamerkan hasil karya seni kerajinan tangan yang bersumber dari berbagai limbah.

Kepala Lapas Kelas II A Kuningan Samsul Hidayat mengatakan, kerajinan tangan para napi ini membuktikan mereka selama berada di dalam lapas itu diberi pelatihan, bimbingan. Bahkan tidak hanya itu, aktivitas sehari-hari juga mereka melakukan senam pagi hingga shalat berjamaah.

“Betul-betul kami latih agar mereka kreatif, pelatihan ini diberikan kepada semua napi dan tahanan. Ini hasil daripada kreatifitas mereka. Karya seni ini bisa mereka selesaikan dalam kurun waktu satu bulan. Bahkan dari beberapa karya seni ini udah ada yang terjual,” ujar Samsul Hidayat, belum lama ini.

Karya seni ini, lanjut Samsul, murni hasil kreatifitas para napi dan tahanan Lapas Kelas II A Kuningan. Petugas justru hanya mendampingi, untuk kisaran harga para napi juga yang menentukan mulai kisaran 250 ribu hingga jutaan rupiah.

“Beberapa hari lalu kami sudah berikan souvenir kepada notaris yang tempat tinggalnya persis di depan lapas, kreatifitasnya lah yang mahal. Saya juga cukup tertarik karena selama pameran ini langsung ada yang membelinya, ini semua dibuat dari limbah otomotif, kayu dan kertas. Saat ini saya sedang menjajaki, hanya saja stand pameran pembangunannya mahal sehingga kami tidak memiliki cukup banyak biaya untuk sewa standnya,” kata Samsul.

Dikatakan Samsul, mungkin akan dicoba melalui komunikasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) agar dapat menyediakan lahan biar stand atau tendanya pihak lapas yang bangun guna mempamerkan hasil karya seni para napi dan tahanan.

“Kami hanya akan meminta lahan saja, biar tendanya kami yang bangun sendiri. Jika nanti dikasih lahan dalam pameran pembangunan selain mempamerkan hasil karya seni, kami juga akan memperkenalkan pada masyarakat bagaimana proses pemasyarakatan secara teknologi. Sebetulnya hasil karya seni para napi ini sudah kami kenalkan melalui YouTube kami,” ujarnya. (Agus Maulani)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.