KEBAKARAN CIREMAI TELAH PADAM, BPBD KUNINGAN TETAP SIAGA



Seputarkuningan.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan menyatakan kobaran api di puncak Gunung Ciremai sudah padam, kobaran api itu secara keseluruhan menghanguskan lahan seluas 343 hektar. Pantauan udara, Kamis (15/8/2019) pagi pun dilakukan untuk memastikan seluruh areal lokasi kebakaran sudah padam.

Padamnya kobaran api pun seluruh petugas gabungan dari Polri, TNI, Brimob, relawan dan pecinta alam sudah ditarik BPBD Kuningan. Meskipun kebakaran Gunung Ciremai sudah berhasil dipadamkan, BPBD sendiri masih siaga kebakaran dan kekeringan.

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai pun masih melakukan penutupan jalur pendakian hingga batas waktu yang belum ditentukan. Tak hanya itu, patroli polisi hutan BTNGC pun terus dilakukan di kawasan yang kerap terjadi kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin mengatakan, hasil pantauan udara pagi hari di puncak Gunung Ciremai sudah clear dari titik api maupun kepulan asap. Api berhasil dipadamkan dua hari lalu, para petugas pun di lapangan sudah ditarik begitu api sudah padam.

“Untuk jalur Kuningan seluruhnya sudah padam dan tidak ada kepulan asap, ada satu titik kepulan asap itu berada di kawasan Blok Sadarehe, Majalengka, Jawa Barat. Titik itu pun sudah dikoordinasikan oleh kami ke BPBD Majalengka dan langsung dilakukan pengeboman oleh helikopter water bombing yang disiagakan di Majalengka,” ujar Agus Mauludin.

Api dapat dipastikan padam, lanjut Agus, tadi pagi dipastikan oleh crew pilot helikopter water bombing, petugas BPBD melakukan patroli udara dan dinyatakan clear api sudah padam. Bantuan udara untuk pengeboman air berjalan seminggu.

“Sejak kemarin lusa kami sudah menarik seluruh relawan dan petugas yang melakukan pemadaman melalui jalur darat, Brimob sendiri sudah menarik pasukannya lebih dulu. Kami sendiri masih tetap siaga karena musim kemarau menurut BMKG akan berlangsung hingga akhir September,” kata Agus. (Agus Maulani)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.